Dentalogy-Dental-Care-Kawat-gigi-logam-1

Spesialisasi kawat gigi memiliki sejarah yang panjang dari kefokusannya pada bentuk wajah dan penampilan. Adanya pandangan terbaru dari seni, siapa yang dapat menjadi “fashion police” untuk estetik wajah: dokter spesialis kawat gigi, dokter gigi umum atau pasien itu sendiri?

Maksud dari artikel (S. Jay Bowman, DMD, MSD) ini adalah untuk menyimpulkan hasil dari investigasi yang menjelaskan tentang dampak dari perawatan kawat gigi dengan pencabutan dan tanpa pencabutan.

Ketakutan dari profil rahang atas yang mengecil dapat dikatakan umum untuk hasil dari pencabutan gigi premolar. Sayangnya, ketakutan dari tuduhan bahwa kawat tradisional secara reguller dapat mendatarkan profil wajah dan menyebabkan nyeri pada rahang telah mengubah rencana perawatan kawat gigi saat ini.

banyak alternative lain yang dilakukan selain dari pencabutan (seperti melebarkan rahang atau perkembangan “flaring” atau bite jumping, dsb yang) yang banyak dilakukan pada tahun 1800 akan tetapi beberapa decade kemudian, cara ini diketahui menyebabkan ketidakstabilan, estetik wajah yang jelek, efek periodontal, dll. Oleh karena itu, para spesialis kawat gigi (ortodontis), mulai melakukan pencabutan kembali untuk merawat kasus kasus kawat gigi yang memang membutuhkan pencabutan dan meningkatkan estetik wajah menjadi lebih baik.

Apakah pencabutan membahayakan penampilan wajah?

Universitas lowa dan universitas Washington mengamati pasien dengan pencabutan dan tanpa pencabutan. Kedua tipe perawatan kawat baik dengan pencabutan maupun tanpa pencabutan memungkinkan untuk merasakan dampak yang dirasa dapat mempengaruhi bentuk wajahnya. Setiap pasien perawatan telah dipilih dengan dasar diagnosis yang spesifik yang beberapa mengemukakan pendapatnya tentang pencabutan, dan beberapa tentang tanpa pencabutan. Dibawah kondisi ini kedua perawatan menghasilkan perubahan wajah yang menguntungkan. Akan tetapi beberapa ahli tetap menyarankan untuk pencabutan gigi premolar untuk kasus-kasus dengan jarak gigit yang lebar (tongos)

gigi maju (protrusion)

gigi maju (protrusion)

Estetika wajah dilihat dari pengguna tingkat akhir – pasien

Memiliki pendokumentasian yang baik tentang kecenderungan perawatan tanpa pencabutan, dokter gigi professional dan orang awam mungkin melihat estetik wajah dan senyuman secara berbeda.

Evaluasi yang jelas dari 120 kasus perawatan dengan pencabutan dan tanpa pencabutan klas 1 dan klas 2 dibedakan menjadi 2 panel, 42 dokter gigi dan 48 orang biasa menghasilkan hasil yang hamper sama. Pada contoh ini 63% pencabutan tapi hanya 27% dari profil tanpa pencabutan yang dipercaya memiliki keuntungan dari perawatan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa baik orang umum dan praktisi gigi melihat dampak yang positif dari perawatan dengan pencabutan pada pasien dengan jenis kasus gigi yang bertumpuk atau maju (tongos).

 

crowding (gigi berjejal

crowding (gigi berjejal

Pekerja di universitas saint Louis telah mempublikasikan seri dari artikel yang menjelaskan dengan detail perbandingan jangka panjang dari perawatan dengan pencabutan dan perawatan tanpa pencabutan. Pasien yang dipanggil ulang pada rata-rata 14 tahun setelah perawatan dan ditanyai untuk menentukan secara acak tentang profil mereka sebelum dan sesudah perawatan dan untuk memilih manakah yang lebih mereka sukai. Hanya separuh dari pasien tanpa pencabutan berpikir bahwa perawatannya meningkatkan profil mereka, sementara 58% dari pasien dengan pencabutan percaya hal yang sama (kasus dengan pencabutan juga cenderung lebih stabil dalam jangka waktu yang panjang). Meskipun rating sukses ini hanya sedikit lebih baik untuk perawatan dengan pecabutan, poin disini adalah bahwa perawatan dengan pencabutan jelas tidak mengubah profil pada posisis dasar dan ini disebut “fungsi seorang spesialis kawat gigi”

Summary

Kurangnya dukungan dari literature tentang dampak negative dari pencabutan premolar terhadap estetika wajah dan fungsi kesehatan dari otot dan sendi.

Sayangnya, aturan dari bukti sering diabaikan pada pasar perawatan kawat sekarang. Konsekuensinya ini telah diajukan pada pasien yang datang dengan crowding (gigi berjejal dan protusion (gigi maju/tongos) mungkin menjadi yang paling beresiko memiliki hasil yang kurang pada beberapa tipe perawatan tanpa pencabutan. Keputusan pencabutan harus didesain untuk menyediakan keuntungan bagi estetika, fungsi dan stabilitas pada perawatan konservatif.

Kesimpulannya adalah tanpa pencabutan bukanlah sesuatu yang buruk dan dengan pencabutan bukanlah sesuatu yang sepenuhnya baik. Tapi, perawatan dengan pecabutan ada perawatan yang sangat baik pada tipe yang membutuhkan pencabutan seperti crowding (gigi berjejal) dan protusion (gigi maju/tongos).

Write a comment:

*

Your email address will not be published.

Hotline        08-223-227-3737