Share to Others People

Takut ke dokter gigi bisa saja dialami siapa saja. Kamu mungkin pernah bertanya-tanya akan hal itu. Dan memang benar, sebagian besar orang menganggap kalau kunjungan ke dokter gigi merupakan teror mengerikan dalam hidupnya. Padahal rutin ke dokter gigi penting dilakukan demi menjaga kesehatan gigi dan rongga mulut. Mengabaikan jadwal kunjungan rutin ke dokter gigi pada dasarnya sangat merugikan.

Gigi digunakan berulang kali sejak pagi sampai malam setiap harinya. Oleh sebab itu, memeriksakan kesehatan gigi dua kali dalam setahun tentu bisa mencegah terjadinya kerusakan. Bahkan, tindakan tersebut bisa mengurangi risiko penyakit berbahaya lain yang disebabkan bakteri pada rongga mulut. Artinya, setiap keluhan dan gangguan pada gigi yang ditemukan sejak awal memungkinkan solusi yang lebih cepat, mudah, dan pastinya murah.

Kenapa Orang takut Ke Dokter Gigi?

Kebanyakan orang takut ke dokter gigi karena banyak alasan. Tetapi kebanyakan alasan tersebut keliru. Berikut beberapa tersebut:

1. Biaya perawatan ke dokter gigi sangat mahal

Gigi yang mengalami masalah seperti berlubang, tidak rata, atau berwarna kekuningan pasti bisa memperburuk penampilan. Tentu saja, hal tersebut bisa menurunkan rasa percaya diri saat tersenyum. Nah, pada posisi inilah dokter gigi sangat dibutuhkan untuk membantu memperbaiki masalah tersebut.

Namun ternyata, biaya perawatan yang begitu mahal seringkali jadi faktor utama sebagian orang mengabaikan kunjungan rutin ke dokter gigi. Sebuah penelitian menunjukkan, sebanyak 44 persen orang enggan ke dokter gigi karena tidak memiliki asuransi kesehatan gigi. Padahal faktanya, jika melalukan perawatan gigi secara rutin, maka kunjungan ke dokter gigi tak akan mahal.

Oleh sebab itu, pastikan saja untuk mengikuti setiap saran yang diberikan dokter gigi. Jangan pernah ragu melakukan perawatan gigi sedini mungkin agar tidak terjadi pembengkakan biaya di kemudian hari karena keterlambatan penanganan.

2. Pelayanan buruk dari dokter gigi di masa lalu

takut ke dokter gigi

Ada begitu banyak orang yang ternyata dikuasai oleh kecemasan sehingga takut untuk memeriksakan kesehatan gigi dan mulutnya. Guna meningkatkan energi positif, sebaiknya cari dokter gigi yang ramah. Biasanya, pengalaman buruk di masa lalu juga bisa jadi hambatan seseorang untuk pergi ke dokter gigi. Ketika komunikasi antara dokter dan pasien bisa terjalin dengan baik, maka rasa takut itu bisa lebih mudah diatasi.

Satu hal yang perlu diingat, tak ada dokter gigi yang ingin atau sengaja merusak gigi pasiennya. Akan tetapi, tak ada salahnya untuk melakukan tindakan pencegahan dengan cara mencari dokter gigi yang memang ahli dan berpengalaman. Tips terbaiknya adalah meminta rekomendasi dari kerabat atau teman yang pernah menggunakan jasa dokter gigi tertentu.

Kalau kebetulan kamu tinggal di daerah Jawa Timur khususnya Surabaya, ada satu rekomendasi tempat periksa gigi sekaligus perawatan bernama Shiny Smile Dental Clinic. Itu adalah pilihan yang tepat untuk periksa gigi. Semua tindakan di sana dilakukan oleh para profesional. Sudah puluhan tahun klinik tersebut punya pengalaman di bidang kedokteran kosmetik gigi.

3. Khawatir diperlukan perawatan yang lebih detail pada gigi

Tak sedikit pasien yang takut memeriksakan giginya karena khawatir sang dokter bakal menemukan masalah lain pada giginya. Jika itu terjadi, bukan tidak mungkin diperlukan perawatan lanjutan yang membutuhkan waktu dan biaya lebih.

Baca Juga:

Seperti yang dikatakan sebelumnya, tak ada satupun dokter gigi yang ingin melukai atau merusak gigi pasiennya. Para dokter tersebut justru ada untuk membantu setiap orang yang hendak merawat giginya dengan cara memberikan saran dan perawatan terbaik. Apapun yang dilakukan sudah pasti demi kesehatan mulut pasiennya. Jadi sebaiknya selalu tanamkan pemikiran semacam ini saat mengunjungi dokter gigi, ya!

4. Takut ke dokter gigi karena rasa sakit selama perawatan gigi berlangsung

takut ke dokter gigi

Bukan hanya takut mengeluarkan biaya lebih untuk merawat gigi, banyak pula orang yang takut merasakan sakit selama perawatan gigi berlangsung. Padahal di zaman serba modern seperti sekarang sudah banyak metode perawatan gigi yang minim rasa nyeri. Dengan kata lain, kebanyakan prosedur dan perawatan dokter gigi modern tidak akan menyakitkan.

Kamu bisa ambil contoh prosedur perawatan dan pemeriksaan gigi yang dilakukan oleh Shiny Smile Dental Clinic. Didukung dengan tenaga profesional dan perawatan modern, rasa sakit selama perawatan atau pengobatan gigi bisa diminimalisir. Penanganan yang tepat juga memastikan kamu merasa nyaman selama pemeriksaan.

Apabila ada kemungkinan perawatan yang dilakukan menyakitkan, para dokter gigi tak akan tinggal diam. Langkah pertama yang biasa dilakukan adalah memberikan bius atau penghilang rasa sakit. Yang penting, utarakan saja apa yang kamu rasakan selama pemeriksaan. Jika sakit, katakan sakit. Biar dokter segera melakukan tindakan.

5. Tak ada waktu luang untuk datang ke dokter gigi

takut ke dokter gigi

Kadangkala, seseorang bisa begitu sibuk dengan aktivitas sehari-sehari sehingga kewalahan untuk meluangkan waktu datang ke dokter gigi. Ketahuilah, jika kunjungan ke dokter gigi tak dijadikan rutinitas maka bakal lebih sulit untuk membiasakan diri.

Padahal, pergi ke dokter gigi bukan sekadar baik untuk kesehatan gigi dan gusi saja. Akan tetapi, setiap saran dan perawatan yang dilakukan bisa membantu mengurangi risiko penyakit lainnya. Pasalnya, mulut adalah gerbang utama tubuh. Oleh sebab itulah, kesehatan mulut sudah pasti memengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Meski ada banyak alasan lain, tetapi rata-rata alasan takut ke donter gigi hanyalah karena anggapa yang keliru. Jadi mulai sekarang, tanamkan pikiran untuk rajin memeriksakan gigi. Selalu ingat, mencegah lebih baik dari mengobati.


Share to Others People

Leave a comment

Copyright © 2000. Shiny Smile Dental Clinic.

Follow Us

logo-fb
logo-ig
logo-yt
logo-email
logo-wa

Copyright © 2000. Shiny Smile Dental Clinic.

Follow Us

logo-fb
logo-ig
logo-yt
logo-email
logo-wa