Gigi Berlubang yang di tambalkan di dokter gigi seringkali mendapat keluhan dari pasien bahkan bertanya, “Kok malah dibesarkan lubangnya dok?”. “Kok gigi saya di bur banyak sekali dok, apa tidak apa-apa? Lubangnya kan kecil saja”. “Saya ke dokter gigi A, lubang saya yang sebenarnya kecil di bur menjadi besar sekali”?. Apakah anda juga mengeluhkan hal yang sama? Gigi Berlubang yang kelihatan nya kecil, apakah memang sengaja seorang dokter gigi membesarkan hanya supaya kelihatan menjadi besar dan membebankan biaya tambal “besar”?

Sebenarnya banyak sekali gigi berlubang yang tampaknya kecil, atau hanya terlihat seperti garis, tidak sekecil yang terlihat oleh mata. Apakah anda pernah memperhatikan garis-garis hitam yang terdapat pada mahkota gigi anda? Apa sih sebenarnya garis garis hitam tersebut?

celah gigi penyebab gigi berlubang

Pada dasarnya bentuk anatomi gigi kita memang memiliki celah pada bagian mahkota, terutama pada gigi geraham atau dalam istilah kedokteran disebut pit and fissure. Celah tersebut memiliki kedalaman yang berbeda di tiap gigi manusia, bahkan ada yang sangat dalam hingga satu helai sikat gigipun tidak sampai menjangkau dasar celah gigi. Itulah yang menyebabkan sisa makanan masuk dan terjebak di dalam gigi. Sisa makanan yang terjebak tersebut akan merusak gigi dan menyebabkan gigi berlubang atau dalam istilah kedokteran disebut caries.

Jadi garis hitam tersebut adalah awal dari gigi berlubang, yang apabila tidak segera ditangani, akan terus meluas dan membesar di dalam gigi.

Perawatan yang seringkali  dilakukan adalah penambalan gigi. Penambalan dilakukan pertama tama dengan  menghilangkan jaringan gigi yang terinfeksi. Untuk lubang yang terlihat kecil di luar tetapi besar di dalam, apabila dilakukan pembersihan, lubang tersebut terus masuk dan memiliki dasar yang dalam. Sedangkan pembersihan jaringan yang terinfeksi, harus dilakukan semaksimal mungkin (menghilangkan semua jaringan yang terinfeksi yang tampak maupun yang tidak tampak), apabila pembersihan tidak dilakukan dengan maksimal, atau masih meninggalkan jaringan yang hitam dan aktif, maka gigi berlubang tersebut bakterinya akan terus menggerogogoti gigi kita meskipun sudah dilakukan penambalan.

Berikut beberapa contoh kasus lubang gigi yang terlihat kecil namun memiliki dasar yang dalam :

Kasus 1

proses pembersihan gigi berlubang

Gambar A : pada permukaan gigi hanya terlihat lubang kecil

gigi berlubang yang tampak kecil

Tapi benarkah lubang pada gigi tersebut hanya sekecil kelihatannya?

gigi berlubang yang tak tampak

Gambar B : pada foto rontgen (gigi yang sama) tampak perubahan warna menjadi lebih hitam yang jelas terlihat di bagian dalam dari gigi tersebut. Menandakan bahwa terdapat rongga pada daerah tersebut, rongga itu menunjukkan seberapa dalam lubang gigi yang terjadi, dan tidak sekecil kelihatannya.

Pertanyaannya, “Bagaimana jika preparasi / bur pembersihan lubang gigi hanya di lakukan pada area yang “terlihat” saja?”

“Bagaimana dengan lubang yang sedang membesar di bagian dalam?”

“Apakah di biarkan saja demi supaya kelihatannya “tidak di besarkan???”

gigi berlubang

Gambar C : Pada saat dilakukan pembersihan total  jaringan yang terinfeksi, didapatkan lubang sudah mencapai bagian samping gigi, yang kelihatannya “dibesarkan” dari yang terlihat kecil tadi. Hingga dapat di masuki dengan alat kedokteran gigi dan di lakukan penambalan.

Gambar D : Setelah seluruh jaringan yang terinfeksi dibersihkan dan kelihatan “besar sekali” tetapi kondisi gigi sudah bersih dan  siap untuk ditambal.

 

Kasus 2 :

Pasien datang dengan keluhan giginya ngilu saat minum air dingin, namun pasien tidak megetahui darimana sumber  sakitnya, atau dimana gigi yang berlubang.

gigi berlubang yang kelihatan baik baik saja

 

Gambar A : Tidak tampak lubang sama sekali pada permukaan gigi geraham.

Setelah melakukan konsultasi dengan dokter gigi, dokter menyarankan untuk melakukan foto rontgen

Gambar B : Setelah dilakukan foto rontgen, ditemukan lubang yang cukup dalam pada leher gigi geraham.

foto rontgen petunjuk gigi berlubang tak terlihat

Apa yang harus dilakukan untuk kasus ini? Kalau harus menambal lubang yang tidak terlihat, terpaksa harus “membesarkan gigi berlubang yang tak terlihat? Di sisi lain kita juga menyayangkan melubangi gigi yang “tampak” sehat, tapi apabila tidak dilakukan lubang akan terus berjalan, merusak makin parah, dan menyebabkan sakit yang lebih.

Kasus 3:

Pasien datang hanya untuk kontrol tanpa ada keluhan gigi ngilu, sakit, atau terasa lubang. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter gigi, ditemukan lubang kecil pada salah satu gigi pasien.

Gambar A: Tampak bayangan hitam keabuan tanpa terlihat adanya lubang di permukaan gigi

 

Gambar B: Setelah di bur dan dilakukan pembersihan pada seluruh jaringan gigi yang terinfeksi

setelah dibersihkan

 

Gambar C: Kondisi gigi setelah di tambal

after tambal gigi

Dan beberapa kasus lainnya dengan foto rontgen sebagai pemeriksaan penunjang, yang menjelaskan bahwa lubang kecil tidak hanya sekedar lubang yang tampak kecil.

lubang gigi kecil

 

Jadi, tindakan pembersihan gigi berlubang yang dilakukan dokter gigi, bukan hanya sekedar membesarkan lubang yang kecil tanpa ada tujuan yang jelas, ataupun hanya sekedar supaya mendapatkan imbalan dari “tambalan besar”

Tapi tujuan jelasnya adalah menghilangkan seluruh jaringan gigi yang terinfeksi baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat , sehingga gigi berlubang tersebut tidak terus menggerogoti gigi kita..

Bagaimana dengan contoh kasus di atas? Apakah anda masih merasa gigi berlubang anda yang “kecil” sengaja “dibesarkan” oleh dokter gigi?? Apakah anda mau di bersihkan sekedar bagian hitam yang terlihat saja? Ataukah semua bagian yang lubang, meskipun untuk itu lubang anda yang “kecil” harus “dibesarkan”? Piihan ada di tangan anda.

Oleh karena itu, untuk mengetahui gigi berlubang tak kasat mata, jangan lupa kontrol ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali.

Sekadar informasi saja, buat kamu yang tinggal di daerah Jawa Timur khususnya Surabaya, ada klinik gigi Surabaya yang rekomended banget, yakni Shiny Smile Dental Clinic. Didukung dengan tim dokter gigi spesialis dan dokter gigi umum, dengan tempat praktek yang nyaman dan bersih, Shiny Smile Dental Clinic adalah klinik gigi kosmetik dan restorasi terkemuka di Surabaya.

Fokus utama tim Shiny Smile sebagai salah satu klinik gigi Surabaya adalah kedokteran kosmetik gigi. Kedokteran kosmetik gigi tidak hanya akan memberikan kamu kesehatan gigi dan senyum yang baru, tetapi juga  akan mengubah hidup kamu untuk selamanya. Jadi tunggu apa lagi, segera kunjungi Shiny Smile Dental Clinic di Jl. Wisma Permai Barat I No. 33 (blok LL-24), Surabaya 60115. Jika anda tertarik untuk pasang kawat gigi, Anda bisa menghubungi kami via Whatsapp di 08 223 227 3737

 

Leave a comment

Copyright © 2000. Shiny Smile Dental Clinic.

Follow Us

fb
ig
youtube
email
wa

Copyright © 2000. Shiny Smile Dental Clinic.

Follow Us

fb
ig
youtube
email
wa