Share to Others People

Ada mitos yang mengatakan bahwa ”Gigi menjadi rapuh dan keropos setelah hamil” Benarkah?

Di tahun 2005 dilakukan sebuah penelitian yang melibatkan 2500 ibu hamil. Penelitian itu tepatnya dilakukan di New York University College of Dentistry untuk mencari tahu keabsahan cerita masyarakat yang menghubungkan kehamilan dengan tanggalnya gigi si ibu hamil. Dari penelitian tersebut disimpulkan bahwa jumlah anak yang dilahirkan ibu berpengaruh pada risikonya terkena penyakit periodontal atau penyakit yang menyerang gigi

Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa bayi dalam kandungan dapat mengambil kalsium pada gigi ibu yang dapat menyebabkan gigi berlubang. Hal ini ternyata tidak benar. Faktanya dalam kondisi hamil kadar hormon pada ibu hamil menjadi meningkat dan tidak stabil. Gigi ibu hamil yang keropos disebabkan oleh karena kadar hormon estrogen dan progesteron pada ibu hamil yang meningkat dapat menyebabkan penurunan jumlah air liur dalam mulut yang menyebabkan mulut menjadi kering sehingga bakteri dapat mudah menempel pada permukaan gigi. Selain itu ibu hamil juga memiliki gejala bulimia atau morning sickness yang menyebabkan tingkat keasaman pada rongga mulut menjadi menurun dan bertambah asam. Tingkat keasaman rongga mulut yang asam lama kelamaan dapat menyebabkan pengikisan pada lapisan email pada gigi sehingga jaringan pada gigi pun menjadi mudah rapuh dan patah.

Nah ternyata mitos tersebut benar, namun ibu hamil tidak perlu khawatir karena hal ini dapat dicegah dengan cara menjaga kebersihan gigi dan mulut selalu.

Berikut ini beberapa cara yang bisa bumil terapkan untuk menjaga Kesehatan gigi dan mulut:

  • Rutin menyikat gigi
    Cara sederhana untuk merawat gigi adalah dengan rutin menyikat gigi bermanfaat untuk menghilangkan plak dan mengurangi risiko penyakit gingivitis. Ibu hamil disarankan menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride dan bebas alkohol untuk menghilangkan plak. Pastikan juga Bumil, mengganti sikat gigi setiap 3-4 bulan sekali ya
  • Lakukan flossing
    Flossing adalah proses membersihkan gigi menggunakan benang gigi atau dental flossFlossing bermanfaat untuk membersihkan gigi di bagian yang tidak terjangkau oleh sikat gigi. Rutin melakukan flossing satu kali sehari bermanfaat untuk mengurangi risiko penyakit gingivitis. Bumil bisa melakukan flossing pada pagi atau malam hari.
  • Gunakan obat kumur atau mouthwash
    Rutin menggunakan obat kumur setelah gosok gigi di malam atau pagi hari juga bermanfaat untuk mencegah gigi rusak, membunuh bakteri penyebab bau mulut, dan mengurangi risiko penyakit gingivitis. Namun, Bumil harus tetap hati-hati dalam memilih obat kumur ya. Pastikan obat kumur yang Bumil gunakan bebas alkohol dan mengandung fluoride.
  • Kurangi konsumsi makanan atau minuman manis
    Makanan yang terlalu manis akan meningkatkan risiko kerusakan gigi. Oleh karena itu, kurangi dan batasi makanan atau minuman manis yang mengandung terlalu banyak gula, seperti kue manis, kecap, es teh manis, dan minuman bersoda.
  • Konsultasi ke dokter gigi
    Penting bagi Bumil untuk tetap konsultasi ke dokter gigi. Dokter akan membersihkan gigi secara keseluruhan dan mengobati penyakit yang mungkin ibu hamil derita. Bila gigi Bumil memerlukan tindakan khusus, biasanya dokter akan melakukannya pada kehamilan trimester kedua.

    binary comment

Ada baiknya jika anda sedang melakukan progam hamil segeralah untuk ke dokter gigi untuk memeriksakan gigi – gigi kalian sehingga dokter gigi dapat mencegah gigi anda menjadi keropos seperti menambal gigi yang berlubang dan membersihkan karang gigi sehingga pada saat hamil nanti gigi dan mulut kalian tetap sehat dan bebas dari gigi keropos

 


Share to Others People

Leave a comment

Copyright © 2000. Shiny Smile Dental Clinic.

Follow Us

logo-fb
logo-ig
logo-yt
logo-email
logo-wa

Copyright © 2000. Shiny Smile Dental Clinic.

Follow Us

logo-fb
logo-ig
logo-yt
logo-email
logo-wa