Share to Others People

oleh: Firsty (Perawat gigi SHINY SMILE DENTAL CLINIC)

Penahan gigi (retainer) adalah alat ortodontik yang digunakan untuk menjaga susunan gigi. Dokter gigi akan meratakan gigi yang tidak lurus atau tidak rata dengan kawat gigi. Setelah gigi sudah tersusun rapi, dokter gigi akan mengganti kawat gigi dengan alat penahan gigi (retainer) agar posisi gigi tidak berubah. Jadi fungsi utama retainer adalah untuk menahan gigi geligi yang sudah rata dan sudah bagus. Bukan untuk menggerakkan gigi, meratakan, ataupun menggeser gigi yang kurang bagus posisinya. Ada beberapa jenis dari retainer, yaitu :

• Hawley Retainer : Retainer jenis paling lawas, bentuknya mengelilingi gigi, depannya kawat dan bagian belakangnya terbuat dari plastic transparan. fy • Clear Retainer : Nah, ini “menyarungi gigi”, warnanya transparan, jadi ngga kelihatan kalau kita pakai, tapi warnanya cenderung akan berubah. Kelebihannya tidak terlihat sama sekali dan tidak ada plat akrilik di langit- langit mulut. Kekurangannya adalah dapat menjadi aus seiring berjalannya waktu. gg • Fixed Retainer: Permanent retainer berupa kawat atau benang fiber yang dilekatkan pada bermukaan belakang dari gigi depan. Kelebihannya tidak perlu takut retainer ini hilang atau lupa dipakai karena melekat pada gigi. Namun dengan adanya permanent retainer maka kebersihan gigi- gigi terutama celah antar gigi di sekitar retainer harus dijaga dengan amat baik, karena dapat menjadi tempat bersarangnya sisa makanan. ggg Akan tetapi kebanyakan retainer yang digunakan setelah pemakaian kawat gigi (behel) adalah Hawley Retainer dan Clear Retainer Setelah lepas kawat gigi (behel) kenapa harus menggunakan retainer padahal gigi sudah terlihat rapi ?

Ini alasannya …… Setelah lepas kawat gigi(behel) tulang rahang dan jaringan halus kemungkinan belum dapat menahan gigi, agar tidak berubah posisi anda harus menggunakan penahan gigi(retainer). Beberapa bulan pertama setelah kawat gigi dilepas adalah saat di mana gigi kemungkinan besar akan berpindah ke posisi lamanya. Supaya hal ini tidak terjadi, dokter gigi anda akan menyarankan agar anda menggunakan penahan gigi. Jika tidak, besar kemungkinan anda harus menggunakan kawat gigi lagi. Pada umumnya retainer dipakai 24 jam selama enam bulan pertama , kemudian di atas enam bulan saat malam saja . Pakai minimal 2 tahun. Lebih dari dua tahun jika tetap di pakai, lebih bagus lagi. Setelah beberapa tahun pemakaian dapat dikurangi menjadi beberapa malam saja dalam satu minggu. Namun jangan berhenti memakai retainer sama sekali karena gigi tidaklah statis. Dari waktu ke waktu gigi dapat bergerak, hal ini merupakan peristiwa yang wajar.

Dikhawatirkan gigi telah berubah posisinya hingga retainer sudah tidak fit lagi. Berapa lama Anda harus menggunakan penahan gigi akan ditentukan oleh dokter Anda. Biasanya, periode penggunaan penahan gigi akan sama dengan periode penggunaan kawat gigi, namun bisa juga lebih lama. Bahkan, beberapa pasien mungkin harus menggunakan penahan gigi seumur hidup mereka.

Perawatan Retainer Jangan lupa untuk membersihkan retainer saat sikat gigi untuk mencegah timbulnya bau dan mencegah agar tidak ada makanan yang tersangkut dan menimbulkan masalah. Setiap hari nya retainer harus disikat, seperti hal nya menyikat gigi. Anda juga harus ingat bahwa plak mudah timbul di antara penahan gigi dan gigi. Kemungkinan Anda akan kesulitan membersihkan bagian tersebut, namun hal ini bisa lebih mudah dilakukan apabila Anda menggunakan benang gigi yang sudah dirancang khusus untuk penahan gigi. Minimal seminggu sekali dapat dilakukan disinfeksi menggunakan denture cleanser addd Retainer ini bersifat individual. Artinya retainer ini dibuat dari cetakan mulut masing-masing pasien kawat gigi. Maka dari itu retainer yang di dapat kan secara bebas dan tidak menggunakan model gigi pasien itu sendiri tidak bisa digunakan oleh pasien tersebut di dalam mulut. Akan tetapi hanya akan menjadi hiasan saja. Cetakan model gigi yang sudah lama (lebih dari 2 minggu), bisa dibuatkan retainer akan tetapi belum tentu pas jika di pasang didalam mulut pasien.

Jadi jangan asal pakai retainer yang abal-abal ya…. Pertahankan indah senyummu 


Share to Others People

Leave a comment