Share to Others People

Bagaimana sih cara agar gigi goyangmu tidak lepas atau bertambah parah? simak artikel dibawah ini ya :

1. Pembersihan karang gigi

Penumpukan karang gigi adalah salah satu alasan utama terjadinya gigi goyang pada orang dewasa. Sebab karang gigi berisi bakteri yang dapat mengeluarkan toxin sehingga gusi dan tulang kita menurun dan membuat pegangan untuk gigi jadi berkurang, hingga akhirnya gigi tersebut goyang. Prosedur pembersihan karang gigi atau scalling gigi bisa mengatasi hal ini. Setelah scalling, gigi tidak akan langsung rekat kembali ke gusi. Perlahan-lahan, dalam waktu beberapa minggu, kegoyangan gigi akan berkurang hingga akhirnya bisa kembali rekat dengan gusi. Namun kesembuhan tersebut tergantung juga dengan usia.

2. Splinting Gigi

Jika gigimu masih goyang beberapa minggu setelah di scalling atau kegoyangan gigimu mencapai >1mm maka harus dilakukan tindakan yang dinamakan Splinting Gigi. Splinting gigi adalah prosedur mengikat gigi goyang ke gigi-gigi sebelahnya yang masih kuat. Cara ini bisa dilakukan apabila gigi masih memiliki pegangan ke gusi dan tulang rahang, meski hanya sedikit. Gigi yang goyang bisa diikat menggunakan kawat tipis yang memang digunakan khusus untuk prosedur ini. Bahan ikat menggunakan fiber atau serat-serat khusus juga saat ini sudah bisa dilakukan dan bisa memberikan estetika yang lebih baik. Umumnya, prosedur ini digunakan pada gigi yang goyang akibat kecelakaan. Biasanya, gigi tersebut masih bagus dan tentu sangat sayang apabila harus dilepas

3. Cangkok Tulang

Prosedur cangkok tulang atau bone graft bisa dilakukan untuk mengatasi gigi yang goyang karena terkikisnya tulang alveolar. Tulang alveolar adalah tulang yang menjadi tempat menancapnya gigi.Tulang tersebut bisa terkikis karena berbagai hal, terutama karena adanya radang jaringan pendukung gigi dan karang gigi yang menumpuk. Saat melakukan prosedur ini, dokter gigi akan mengambil tulang dari bagian tubuh Anda yang lain dan menempatkannya dengan teknik khusus di rahang, sebagai pengganti tulang alveolar yang terkikis. Namun kesembuhan dari proses ini dipengaruhi oleh usia dan seberapa besar kerusakan yang terjadi. Jika kerusakan tersebut terlalu besar, maka prosedur ini sangat sedikit kemungkinannya untuk berhasil.

4. Penyesuaian gigitan

Gigi goyang juga bisa disebabkan oleh kebiasaan menggertakkan gigi saat malam hari atau bruxism. Tekanan yang diterima gigi secara terus-menerus itu lama-kelamaan akan membuat gigi goyang dan merusak lapisan gigi. Untuk mengatasinya, dokter dapat melakukan penyesuaian gigitan dengan mengikis sedikit lapisan terluar gigi atau enamel. Langkah ini akan membantu mengurangi tekanan pada gigi tersebut, sehingga gigi perlahan-lahan akan kembali rekat dengan gusi dan jaringan pendukungnya. Selain menyesuaikan gigitan, dokter juga akan memberikan alat pelindung gigi untuk dipakai saat tidur (night guard). Alat ini akan membantu gigi Anda terlindungi dari tekanan berlebihan akibat bruxism.

5.Pengobatan Diabetes

Banyak orang tidak tahu bahwa kadar gula darah tinggi yang tidak terkontrol bisa berpengaruh pada kesehatan gigi dan mulut. Orang yang mengidap diabetes, sangat mudah mengalami gigi goyang dan biasanya, gigi tersebut akan lepas dengan sendirinya dalam waktu cepat.Namun, saat kadar gula darah sudah mulai menurun dan bisa kembali mendekati normal, jaringan pendukung gigi akan kembali menguat, sehingga gigi tidak lagi goyang.


Share to Others People

Leave a comment

Copyright © 2000. Shiny Smile Dental Clinic.

Follow Us

logo-fb
logo-ig
logo-yt
logo-email
logo-wa

Copyright © 2000. Shiny Smile Dental Clinic.

Follow Us

logo-fb
logo-ig
logo-yt
logo-email
logo-wa