Share to Others People

Tahukah Anda betapa seramnya jika kita meremehkan infeksi gigi? Dampaknya bisa sangat fatal untuk organ tubuh kita yang lainnya, bahkan sampai ada yang harus menjalani rawat inap di rumah sakit gara-gara efek buruk gigi berlubang dan juga yang meninggal gara-gara infeksi gigi menyebar di organ tubuhnya. 

 

Infeksi gigi dapat menjadi penyakit yang serius bagi pasien, khususnya tanpa perawatan gigi atau medis yang memadai. Kutipan artikel ini diambil dari “ilustrated anatomy of the head and neck” mengenai luka infeksi gigi. Artikel ini juga menjelaskan mengenai penyebaran infeksi gigi dari gigi dan jaringan sekitar rongga mulut ke organ tubuh yang penting lainnya, serta pencegahan dan penanganan dari komplikasi yang berpotensi mengancam jiwa. Di dalam artikel ini juga akan dibahas mengenai pengobatan untuk pasien.

 

gigi sehat

 

Di dalam tubuh yang sehat biasanya terdapat sekumpulan bakteri sehat. Akan tetapi, bakteri pathogen/ jahat dapat menyerang dan memulai proses infeksi. Infeksi gigi yang melibatkan gigi-gigi atau jaringan sekitarnya, disebabkan oleh bakteri pathogen yang sebagian besar adalah bakteri anaerob dan biasanya lebih dari satu spesies. Infeksi ini dapat berasal dari gigi ataupun bukan berasa dari gigi. Infeksi yang berasal dari gigi pada umumnya berawal dari lubang gigi yang membesar atau penyakit jaringan penyangga gigi (periodontal disease) yang meluas. Bakteri pathogen dapat masuk ke dalam jaringan rongga mulut (oral tissues) karena  trauma, seperti kontaminasi dari operasi gigi (contohnya cabut gigi) dan jarum suntik yang digunakan untuk pembiusan lokal. Perawatan dapat dilakukan dengan menghilangkan sumber infeksi, , mengkonsumsi antibiotik sistemik , dan membuat jalan keluar (area drainage).

 

amandel

 

Beberapa infeksi gigi merupakan infeksi sekunder yang dimulai dari infeksi dari  jaringan yang berada di sekitar rongga mulut seperti kulit, amandel, telinga, atau sinus. Infeksi tersebut termasuk infeksi yang bukan berasal dari gigi yang harus terlebih dahulu didiagnosa dan dirawat. Konsul pasien ke dokter umum / dokter spesialis yang menangani dapat mencegah penyebaran dan komplikasi yang lebih lanjut. Bagaimanapun, kebanyakan orang sekarang ini tidak merawat gigi ataupun kesehatan nya dengan baik.

Infeksi gigi dapat menimbulkan  berbagai jenis luka yang berbeda, tergantung lokasi dari  infeksi dan jenis / tipe jaringan yang terkena. Pembengkakan pada rongga mulut terjadi saat ada bakteri pathogen yang terperangkap di dalam mulut, dengan nanah dari infeksi gigi yang ada di rongga jaringan lunak yang terdekat. Pembentukan nanah periapikal (di bawah akar gigi) dapat terjadi karena  lubang pada gigi yang bertambah parah, dimana bakteri pathogen memasuki pulpa dan infeksi menyebar ke dalam akar . Bakteri pathogen dapat terjebak di dalam saku gusi yang dalam dengan penyakit jaringan penyangga gigi yang parah  atau sekitar daerah gigi geraham besar ketiga yang tumbuh, , menyebabkan nanah / infeksi pada jaringan penyangga gigi atau pericoronitis. Pembentukan nanah mungkin tidak dapat diketahui oleh radiografi (rontgen) pada fase awalnya. Pada tahap infeksi selanjutnya, pembentukan nanah juga dapat membentuk  jalan keluar kecil seperti jerawat atau fistula di kulit, jaringan-jaringan rongga mulut, ataupun tulang untuk mengeluarkan infeksi dan nanah ke permukaan. Proses infeksi dapat menyebabkan jaringan di atasnya mengalami kematian, membentuk saluran kecil di dalam jaringan, dengan stoma (saluran kecil yang menghubungkan bagian dalam dengan luar). Jika infeksi gigi di sekeliling tulang alveolar, maka infeksi tersebut  akan merusak bagian tulang paling tipis (baik di bagian depan  (facial) maupun di bagian belakang — lingual cortical plate), mengikuti jalan / arah yang  paling sedikit perlawanannya.


Share to Others People

Leave a comment

Copyright © 2000. Shiny Smile Dental Clinic.

Follow Us

logo-fb
logo-ig
logo-yt
logo-email
logo-wa

Copyright © 2000. Shiny Smile Dental Clinic.

Follow Us

logo-fb
logo-ig
logo-yt
logo-email
logo-wa