Share to Others People

Gigi merupakan salah satu unsur dari bagian tubuh manusia yang memegang peranan saat berkomunikasi. Gigi yang bagus akan membuat lawan bicara terpukau. Sebaliknya gigi yang bermasalah akan memberikan kesan negative pada lawan bicara. Teknologi yang semakin berkembang telah memungkinkan orang mendapatkan bentuk dan proses kecantikan secara lebih mudah. Orang yang bermasalah dalam hal bentuk gigi kini dapat diatasi dengan penggunaan behel alias kawat gigi. Caranya mudah, tinggal datang ke dokter gigi spesialis kawat gigi/ orthodontis, jalani penggunaan gigi kawat selama beberapa waktu sampai akhirnya Anda bisa mendapatkan bentuk gigi yang lebih ideal.

Meskipun penggunaan gigi kawat ini sangat mudah dan terbukti efektif bisa membentuk gigi menjadi lebih baik, namun juga perlu diantisipasi berbagai dampak negatif yang mungkin bisa muncul dari penggunaan teknologi ini. Jika tidak diperhatikan, maka bahayanya justru akan lebih besar dibanding dengan bentuk gigi ideal yang Anda harapkan. Berikut beberapa dampak negatif penggunaan gigi kawat yang mesti Anda waspadai:

1. Gigi menjadi mudah berlubang

Orang dengan kawat gigi cekat / behel  lebih susah membersihkan giginya di bandingkan dengan orang yang tidak menggunakan kawat gigi.  Sisa makanan yang menyangkut di sekitar kawat gigi / dental braces dan tidak Anda bersihkan akan mengundang munculnya bakteri ke dalam mulut. Terlebih lagi jika Anda penyuka makanan yang banyak mengandung gula. Bakteri akan semakin mudah untuk datang. Oleh karena itu, bagi para pengguna gigi kawat dianjurkan untuk rajin membersihkan gigi. Salah satu caranya adalah dengan rajin mengkonsumsi minuman air putih. Atau yang jelas harus rajin menyikat gigi, menggunakan benang gigi ataupun dengan rajin berkumur. Dengan anda rajin membersihkan gigi, masalah gigi mudah berlubang otomatis bisa teratasi

 2. Terjadinya luka pada mulut

Gesekan yang terjadi antara kawat gigi / dental braces dengan jaringan lunak rongga mulut dapat menyebabkan luka pada rongga mulut atau sariawan.  Terutama apabila ada nya bracket gigi yang lepas atau kawat gigi yang putus, dapat menggores jaringan lunak rongga mulut. Sebagian orang sering mengalami masalah gusi saat penggunaan gigi kawat tersebut. Gusi menjadi sering bengkak karena kurang dalam menjaga kebersihan mulut.

3. Alergi

Kawat gigi / dental braces yang dipasang ada  terbuat dari logam maupun non logam, ceramic misalnya. Beberapa orang mengalami alergi dengan logam sehingga penggunaan kawat gigi juga memungkinkan terjadinya alergi. Jika Anda termasuk yang demikian sebaiknya segera konsultasikan pada dokter gigi anda akan adanya alternatif penggunaan kawat gigi dengan menggunakan bahan yang tidak menyebabkan alergi. Salah satu contoh yang bisa digunakan untuk anda yang alergi dengan bahan logam adalah ceramic.

4. Penularan penyakit kelamin

Ini bisa terjadi bagi para pengguna kawat gigi / dental braces yang melakukan oral seks. Kawat gigi dapat menyebabkan luka pada gusi maupun jaringan lunak rongga mulut. Luka yang terjadi pada bagian mulut Anda maupun pasangan anda akan menjadi jalan masuknya berbagai bakteri seperti hepatitis hingga virus HIV.

Ketahui secara pasti bagaimana tips menggunakan gigi kawat tersebut. Disamping itu Anda juga harus memilih tempat pemasangan gigi kawat yang benar-benar berkualitas dan sesuai standar, tidak hanya sekedar murah. Hal ini dilakukan untuk mengurangi terjadinya dampak buruk dari penggunaan kawat gigi tersebut. Tujuan untuk mendapatkan bentuk gigi yang ideal sesuai dengan dambaan, jangan sampai menjadi gagal hanya karena dampak buruk yang didapatkan.


Share to Others People

Copyright © 2000. Shiny Smile Dental Clinic.

Follow Us

logo-fb
logo-ig
logo-yt
logo-email
logo-wa

Copyright © 2000. Shiny Smile Dental Clinic.

Follow Us

logo-fb
logo-ig
logo-yt
logo-email
logo-wa