Pilihan Cara Memutihkan Gigi, Dari Bahan Alami hingga Dokter Gigi

Ingin memiliki senyum menawan dengan gigi putih bersinar? Saat ini banyak cara memutihkan gigi yang ditawarkan, mulai dari bahan alami, pemutih gigi, hingga perawatan di klinik dokter gigi.

Namun, tidak semua cara memutihkan gigi aman dan efektif. Beberapa malah bisa merusak email gigi jika salah memilih produk atau tidak tepat cara pemakaiannya.

Nah, dalam artikel ini akan dibahas beragam opsi pemutihan gigi mulai dari rumahan sampai profesional beserta kelebihan dan kekurangannya

Mengapa Gigi Perlu Diputihkan?

Gigi yang putih dan bersih merupakan dambaan banyak orang. Selain dapat meningkatkan rasa percaya diri, gigi yang putih juga dapat membuat penampilan menjadi lebih menarik. Namun, tidak semua orang memiliki gigi yang putih dan bersih secara alami. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan gigi menjadi kuning atau kusam, seperti:

  • Kebiasaan merokok
  • Kebiasaan minum kopi atau teh
  • Kebiasaan mengonsumsi makanan yang mengandung pewarna
  • Penyakit tertentu
  • Penumpukan plak dan tartar

Gigi yang putih dan bersih memiliki banyak manfaat, antara lain:

  • Meningkatkan rasa percaya diri
  • Membuat penampilan menjadi lebih menarik
  • Mencegah berbagai masalah gigi dan mulut

Gigi yang putih dan bersih dapat meningkatkan rasa percaya diri. Gigi yang putih dan bersih membuat senyum menjadi lebih cerah dan menarik. Hal ini dapat meningkatkan rasa percaya diri seseorang, terutama dalam berkomunikasi dan bersosialisasi.

Gigi yang putih dan bersih juga dapat membuat penampilan menjadi lebih menarik. Gigi yang putih dan bersih membuat wajah terlihat lebih segar dan cerah. Hal ini dapat meningkatkan penampilan seseorang secara keseluruhan.

Selain itu, gigi yang putih dan bersih juga dapat mencegah berbagai masalah gigi dan mulut. Gigi yang kuning atau kusam dapat menjadi tempat berkembang biak bakteri. Bakteri ini dapat menyebabkan berbagai masalah gigi dan mulut, seperti gingivitis dan periodontitis.

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa gigi perlu diputihkan untuk mendapatkan berbagai manfaat, seperti meningkatkan rasa percaya diri, membuat penampilan menjadi lebih menarik, dan mencegah berbagai masalah gigi dan mulut.

Baca Juga: Apakah Gigi Putih Benar-Benar dapat Membuat Anda Berbeda?

Bahan Alami Pilihan Memutihkan Gigi Secara Bertahap

  • Baking Soda

Baking soda, atau soda kue, adalah bahan alami yang sering digunakan untuk membersihkan dan memutihkan gigi. Baking soda memiliki sifat abrasif yang dapat membantu mengangkat noda dan plak yang menempel pada gigi.

Cara kerja baking soda untuk memutihkan gigi:

  1. Baking soda mengikis noda dan plak. Baking soda memiliki sifat abrasif yang dapat membantu mengangkat noda dan plak yang menempel pada gigi. Noda dan plak ini adalah salah satu penyebab gigi menjadi kuning atau kusam.
  2. Baking soda menghilangkan bakteri. Baking soda juga dapat membantu menghilangkan bakteri yang dapat menyebabkan gigi menjadi kuning.
  3. Baking soda membuat gigi lebih halus. Baking soda dapat membuat gigi lebih halus dan mengkilap.

Cara menggunakan baking soda untuk memutihkan gigi:

  1. Campurkan baking soda dengan air atau pasta gigi. Campurkan baking soda dengan air atau pasta gigi hingga membentuk pasta.
  2. Oleskan pasta baking soda ke gigi. Oleskan pasta baking soda ke gigi dengan sikat gigi.
  3. Gosok gigi selama 2-3 menit. Gosok gigi selama 2-3 menit dengan gerakan melingkar.
  4. Kumurlah dengan air bersih. Kumurlah dengan air bersih untuk menghilangkan sisa-sisa baking soda.

Tips menggunakan baking soda untuk memutihkan gigi:

  • Gunakan baking soda 1-2 kali seminggu. Penggunaan baking soda yang berlebihan dapat merusak enamel gigi.
  • Jangan gunakan baking soda jika Anda memiliki gigi sensitif. Baking soda dapat membuat gigi sensitif semakin sensitif.
  • Gunakan baking soda dengan hati-hati. Jangan menggosok gigi terlalu keras.

Hasil memutihkan gigi dengan baking soda:

Hasil memutihkan gigi dengan baking soda akan terlihat secara bertahap. Anda akan melihat gigi Anda menjadi lebih putih setelah beberapa kali menggunakan baking soda. Namun, hasil memutihkan gigi dengan baking soda tidak secepat dan sepermanent hasil memutihkan gigi dengan perawatan dokter gigi.

Kesimpulan:

Baking soda adalah bahan alami yang dapat membantu memutihkan gigi secara bertahap. Namun, penggunaan baking soda yang berlebihan dapat merusak enamel gigi. Oleh karena itu, gunakan baking soda dengan hati-hati dan sesuai dengan petunjuk.

  • Jeruk Nipis

Jeruk nipis adalah salah satu bahan alami yang sering digunakan untuk memutihkan gigi. Jeruk nipis memiliki kandungan asam sitrat yang dapat membantu mengangkat noda dan plak yang menempel pada gigi.

Cara kerja jeruk nipis untuk memutihkan gigi:

  1. Asam sitrat mengikis noda dan plak. Asam sitrat memiliki sifat abrasif yang dapat membantu mengangkat noda dan plak yang menempel pada gigi. Noda dan plak ini adalah salah satu penyebab gigi menjadi kuning atau kusam.
  2. Asam sitrat menghilangkan bakteri. Asam sitrat juga dapat membantu menghilangkan bakteri yang dapat menyebabkan gigi menjadi kuning.
  3. Asam sitrat membuat gigi lebih halus. Asam sitrat dapat membuat gigi lebih halus dan mengkilap.

Cara menggunakan jeruk nipis untuk memutihkan gigi:

  1. Potong jeruk nipis menjadi dua.
  2. Gosok gigi Anda dengan bagian dalam jeruk nipis selama 2-3 menit.
  3. Kumurlah dengan air bersih.

Tips menggunakan jeruk nipis untuk memutihkan gigi:

  • Gunakan jeruk nipis 1-2 kali seminggu. Penggunaan jeruk nipis yang berlebihan dapat merusak enamel gigi.
  • Jangan gunakan jeruk nipis jika Anda memiliki gigi sensitif. Jeruk nipis dapat membuat gigi sensitif semakin sensitif.
  • Gunakan jeruk nipis dengan hati-hati. Jangan menggosok gigi terlalu keras.

Hasil memutihkan gigi dengan jeruk nipis:

Hasil memutihkan gigi dengan jeruk nipis akan terlihat secara bertahap. Anda akan melihat gigi Anda menjadi lebih putih setelah beberapa kali menggunakan jeruk nipis. Namun, hasil memutihkan gigi dengan jeruk nipis tidak secepat dan sepermanent hasil memutihkan gigi dengan perawatan dokter gigi.

Kesimpulan:

Jeruk nipis adalah bahan alami yang dapat membantu memutihkan gigi secara bertahap. Namun, penggunaan jeruk nipis yang berlebihan dapat merusak enamel gigi. Oleh karena itu, gunakan jeruk nipis dengan hati-hati dan sesuai dengan petunjuk.

  • Jahe

Jahe adalah salah satu bahan alami yang sering digunakan untuk memutihkan gigi. Jahe memiliki kandungan gingerol yang dapat membantu mengangkat noda dan plak yang menempel pada gigi.

Cara kerja jahe untuk memutihkan gigi:

  1. Gingerol mengikis noda dan plak. Gingerol memiliki sifat abrasif yang dapat membantu mengangkat noda dan plak yang menempel pada gigi. Noda dan plak ini adalah salah satu penyebab gigi menjadi kuning atau kusam.
  2. Gingerol menghilangkan bakteri. Gingerol juga dapat membantu menghilangkan bakteri yang dapat menyebabkan gigi menjadi kuning.
  3. Gingerol membuat gigi lebih halus. Gingerol dapat membuat gigi lebih halus dan mengkilap.

Cara menggunakan jahe untuk memutihkan gigi:

  1. Parut jahe hingga halus.
  2. Campurkan parutan jahe dengan air hingga membentuk pasta.
  3. Oleskan pasta jahe ke gigi.
  4. Gosok gigi selama 2-3 menit.
  5. Kumurlah dengan air bersih.

Tips menggunakan jahe untuk memutihkan gigi:

  • Gunakan jahe 1-2 kali seminggu. Penggunaan jahe yang berlebihan dapat merusak enamel gigi.
  • Jangan gunakan jahe jika Anda memiliki gigi sensitif. Jahe dapat membuat gigi sensitif semakin sensitif.
  • Gunakan jahe dengan hati-hati. Jangan menggosok gigi terlalu keras.

Hasil memutihkan gigi dengan jahe:

Hasil memutihkan gigi dengan jahe akan terlihat secara bertahap. Anda akan melihat gigi Anda menjadi lebih putih setelah beberapa kali menggunakan jahe. Namun, hasil memutihkan gigi dengan jahe tidak secepat dan sepermanent hasil memutihkan gigi dengan perawatan dokter gigi.

Kesimpulan:

Jahe adalah bahan alami yang dapat membantu memutihkan gigi secara bertahap. Namun, penggunaan jahe yang berlebihan dapat merusak enamel gigi. Oleh karena itu, gunakan jahe dengan hati-hati dan sesuai dengan petunjuk.

  • Daun Sirih

Daun sirih adalah salah satu bahan alami yang sering digunakan untuk memutihkan gigi. Daun sirih memiliki kandungan katekin dan flavonoid yang dapat membantu mengangkat noda dan plak yang menempel pada gigi.

Cara kerja daun sirih untuk memutihkan gigi:

  1. Katechin dan flavonoid mengikis noda dan plak. Katekin dan flavonoid memiliki sifat abrasif yang dapat membantu mengangkat noda dan plak yang menempel pada gigi. Noda dan plak ini adalah salah satu penyebab gigi menjadi kuning atau kusam.
  2. Katechin dan flavonoid menghilangkan bakteri. Katekin dan flavonoid juga dapat membantu menghilangkan bakteri yang dapat menyebabkan gigi menjadi kuning.
  3. Katechin dan flavonoid membuat gigi lebih halus. Katekin dan flavonoid dapat membuat gigi lebih halus dan mengkilap.

Cara menggunakan daun sirih untuk memutihkan gigi:

  1. Cuci bersih daun sirih.
  2. Remas-remas daun sirih hingga mengeluarkan air.
  3. Gosok gigi dengan air rebusan daun sirih selama 2-3 menit.
  4. Kumurlah dengan air bersih.

Tips menggunakan daun sirih untuk memutihkan gigi:

  • Gunakan daun sirih 1-2 kali seminggu. Penggunaan daun sirih yang berlebihan dapat merusak enamel gigi.
  • Jangan gunakan daun sirih jika Anda memiliki gigi sensitif. Daun sirih dapat membuat gigi sensitif semakin sensitif.
  • Gunakan daun sirih dengan hati-hati. Jangan menggosok gigi terlalu keras.

Hasil memutihkan gigi dengan daun sirih:

Hasil memutihkan gigi dengan daun sirih akan terlihat secara bertahap. Anda akan melihat gigi Anda menjadi lebih putih setelah beberapa kali menggunakan daun sirih. Namun, hasil memutihkan gigi dengan daun sirih tidak secepat dan sepermanent hasil memutihkan gigi dengan perawatan dokter gigi.

Kesimpulan:

Daun sirih adalah bahan alami yang dapat membantu memutihkan gigi secara bertahap. Namun, penggunaan daun sirih yang berlebihan dapat merusak enamel gigi. Oleh karena itu, gunakan daun sirih dengan hati-hati dan sesuai dengan petunjuk.

  • Kulit Apel

Kulit apel adalah salah satu bahan alami yang sering digunakan untuk memutihkan gigi. Kulit apel memiliki kandungan asam malat yang dapat membantu mengangkat noda dan plak yang menempel pada gigi.

Cara kerja kulit apel untuk memutihkan gigi:

  1. Asam malat mengikis noda dan plak. Asam malat memiliki sifat abrasif yang dapat membantu mengangkat noda dan plak yang menempel pada gigi. Noda dan plak ini adalah salah satu penyebab gigi menjadi kuning atau kusam.

Cara menggunakan kulit apel untuk memutihkan gigi:

  1. Cuci bersih kulit apel.
  2. Gosok gigi dengan kulit apel selama 2-3 menit.
  3. Kumurlah dengan air bersih.

Tips menggunakan kulit apel untuk memutihkan gigi:

  • Gunakan kulit apel 1-2 kali seminggu. Penggunaan kulit apel yang berlebihan dapat merusak enamel gigi.
  • Jangan gunakan kulit apel jika Anda memiliki gigi sensitif. Kulit apel dapat membuat gigi sensitif semakin sensitif.
  • Gunakan kulit apel dengan hati-hati. Jangan menggosok gigi terlalu keras.

Hasil memutihkan gigi dengan kulit apel:

Hasil memutihkan gigi dengan kulit apel akan terlihat secara bertahap. Anda akan melihat gigi Anda menjadi lebih putih setelah beberapa kali menggunakan kulit apel. Namun, hasil memutihkan gigi dengan kulit apel tidak secepat dan sepermanent hasil memutihkan gigi dengan perawatan dokter gigi.

Kesimpulan:

Kulit apel adalah bahan alami yang dapat membantu memutihkan gigi secara bertahap. Namun, penggunaan kulit apel yang berlebihan dapat merusak enamel gigi. Oleh karena itu, gunakan kulit apel dengan hati-hati dan sesuai dengan petunjuk.

Memutihkan Gigi dengan Produk Pemutih

Produk Pemutih Gigi

Ada beberapa jenis produk pemutih gigi yang tersedia di pasaran, antara lain:

  • Pasta gigi pemutih
  • Permen karet pemutih
  • Strip pemutih
  • Gel pemutih
  • Perawatan pemutih gigi profesional

Cara Memutihkan Gigi dengan Produk Pemutih

Berikut adalah cara yang benar untuk memutihkan gigi dengan produk pemutih:

  • Ikuti petunjuk yang tertera pada kemasan produk.
  • Jangan gunakan produk pemutih lebih dari yang direkomendasikan.
  • Jika Anda memiliki gigi sensitif, konsultasikan dengan dokter gigi sebelum menggunakan produk pemutih.

Efek Samping dan Risiko

Penggunaan produk pemutih gigi dapat menyebabkan beberapa efek samping, seperti:

  • Gigi sensitif
  • Pembengkakan gusi
  • Iritasi mulut
  • Kerusakan enamel gigi

Efektivitas

Efektivitas produk pemutih gigi tergantung pada jenis produk, kondisi gigi, dan frekuensi penggunaan. Secara umum, produk pemutih gigi dapat membuat gigi menjadi lebih putih dalam beberapa minggu atau bulan. Namun, efek pemutihannya tidak permanen dan gigi akan kembali menjadi kuning atau kusam jika tidak dirawat dengan baik.

Perawatan Memutihkan Gigi di Klinik Dokter Gigi

Cara Memutihkan gigi ada berbagai macam. Anda wajib tahu loh. Mengapa? Karena memiliki gigi putih berseri tentu menjadi keinginan hampir setiap orang. Dan jika Anda juga ingin memiliki gigi yang bersih dan putih berseri, Anda wajib mengetahui  berbagai cara memutihkan gigi.

Pasalnya, ada beberapa pilihan cara memutihkan gigi jika Anda ingin melakukan pemutihan pada gigi Anda.  Pemutihan sendiri disebut dengan istilah bleaching / whitening teeth.

Secara garis besar ada dua macam cara memutihkan gigi. Jika Anda penasaran mengenai cara-cara pemutihan gigi yang ada saat ini, berikut adalah berbagai cara memutihkan gigi yang wajib Anda ketahui, sebelum Anda  melakukan pemutihan atau bleaching pada gigi Anda.

Baca juga: Makanan yang dapat memutihkan Gigi

1. Cara memutihkan Gigi dengan In-Office Teeth Whitening

Cara pemutihan ini di lakukan di praktek dokter gigi dan dilakukan oleh dokter gigi, karena itu disebut in-office teeth whitening. Bahan pemutih gigi yang digunakan biasanya berkonsentrasi tinggi, karena itu dilakukan oleh dokter gigi. Bahan yang digunakan untuk in-office teeth whitening biasanya hidrogen peroksida berkonsentrasi antara 25- 38 persen bergantung merk bahan pemutih masing masing.

Karena bahan pemutih gigi yang digunakan berkonsentrasi tinggi, maka gusi perlu di lindungi sebelum pemutihan gigi di mulai. Cara memutihkan gigi seperti ini dapat memutihkan gigi sampai 10 warna lebih putih, dan paling banyak hanya 8 gigi depan atas dan 8 gigi depan bawah yang dapat di putihkan.

Waktu yang dibutuhkan untuk in-office teeth whitening kurang lebih 1,5 – 2  jam. Cara memutihkan gigi dengan cara ini baik untuk gigi yang berubah warna karena usia, makanan, dan penggunaan tembakau.

Tapi cara ini tidak terlalu direkomendasikan untuk gigi yang berubah warna karena antibiotika tetrasiklin, trauma,dan overdosis fluoride, karena penyebab perubahan warna gigi berbeda-beda penanganan nya pun berbeda.

Baca juga: Cara Memutihkan Gigi Yang Hitam. Bisakah?

Ketahanan gigi yang telah diputihkan berkisar antara 6 bulan – 1 tahun bergantung  juga pada  makanan yang di makan oleh pasien. Karena itu pasien yang telah  diputihkan giginya  selalu di sarankan untuk tidak makan maupun minum dari  makanan dan minuman  yang berwarna, dan meninggalkan bercak pada gigi.

Namun  biasanya untuk in-office  whitening teeth, pasien selain dilakukan pemutihan gigi di  praktek dokter gigi, juga di  bawakan bahan pemutih untuk di pakai sendiri di rumah  beserta tray yang sudah di  cetak pas sesuai dengan gigi atas dan bawah pasien, untuk pemeliharaan sendiri di rumah.

Baca juga : Bleaching Gigi Surabaya

2. Dengan at Home Whitening

At home bleaching/whitening adalah cara pemutihan yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah. Ada beberapa macam  pemutihan gigi yang di lakukan sendiri di rumah, termasuk di dalamnya ada, whitening strip, paint-on tooth gel, gel di taruh di gigi dengan alat seperti kuas], mouth trays with gel pemutih disertai dengan tempat plastik untuk di masukkan  dalam mulut], whitening toothpaste [pasta gigi pemutih] dan  juga whitening gum [permen karet pemutih]. 

Biarpun  bahan bahan  pemutih yang di gunakan di rumah itu aman, akan tetapi akan lebih aman jika anda melakukan pemutihan gigi dengan supervisi dari dokter gigi.

Ada pula cara memutihan gigi di rumah tetapi dengan menggunakan tray yang pas persis dengan gigi anda bukan dengan tray yang universal.

Cara memutihkan gigi seperti ini, Anda bisa datang ke dokter gigi untuk di cetak giginya atas maupun bawah. Setelah di cetak, dokter gigi akan membuatkan anda tray yang sesuai dengan gigi anda atas dan bawah.

Dengan adanya tray yang pas persis dengan gigi anda, bahan bleaching / whitening hanya akan mengenai gigi, bahan yang di pakai menjadi tidak berlebihan, cukup hanya sampai di gigi saja sehingga gusi akan senantiasa terlindungi, bahan yang di gunakan juga menjadi ekonomis, tidak banyak terbuang.

Baca Juga: Pemutihan Gigi, Ini Hal yang Perlu Diketahui

Memutihkan Gigi yang Aman untuk Gigi Sensitif

Gigi yang putih dan bersih adalah dambaan banyak orang. Namun, bagi orang yang memiliki gigi sensitif, memutihkan gigi bisa menjadi tantangan. Gigi sensitif adalah kondisi di mana gigi terasa ngilu, nyeri, atau kesemutan saat terkena makanan atau minuman dingin, panas, manis, asam, atau asin.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memutihkan gigi yang aman untuk gigi sensitif, antara lain:

  • Pasta gigi pemutih

Pasta gigi pemutih yang mengandung bahan-bahan yang lembut dan tidak mengiritasi gigi sensitif, seperti fluoride, silika, dan kalsium karbonat.

  • Perawatan pemutih gigi profesional

Perawatan pemutih gigi profesional dilakukan oleh dokter gigi. Perawatan ini menggunakan bahan-bahan yang lebih kuat daripada pasta gigi pemutih, tetapi dokter gigi akan menyesuaikan dosis dan durasi perawatan agar aman untuk gigi sensitif.

  • Produk pemutih gigi rumahan

Produk pemutih gigi rumahan yang aman untuk gigi sensitif biasanya mengandung bahan-bahan alami, seperti baking soda, bubuk kunyit, atau bubuk kayu manis. Namun, penting untuk berkonsultasi dengan dokter gigi sebelum menggunakan produk pemutih gigi rumahan untuk memastikan keamanannya.

Berikut adalah beberapa tips untuk memutihkan gigi yang aman untuk gigi sensitif:

  • Mulailah dengan produk pemutih yang lembut.

Jika Anda memiliki gigi sensitif, mulailah dengan produk pemutih yang lembut, seperti pasta gigi pemutih. Jika Anda tidak mengalami iritasi, Anda dapat mencoba produk pemutih yang lebih kuat.

  • Gunakan produk pemutih secara teratur.

Untuk hasil yang maksimal, gunakan produk pemutih secara teratur sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan produk.

  • Hindari menggunakan produk pemutih terlalu lama.

Menggunakan produk pemutih terlalu lama dapat mengiritasi gigi dan gusi.

  • Jangan menggosok gigi terlalu keras.

Mengosok gigi terlalu keras dapat memperburuk iritasi gigi.

  • Kunjungi dokter gigi secara rutin.

Dokter gigi dapat memeriksa gigi Anda secara rutin dan memberikan saran tentang cara memutihkan gigi yang aman untuk gigi sensitif.

Perawatan Lanjutan Agar Hasil Memutihkan Gigi Bertahan Lama

Berikut adalah beberapa tips perawatan lanjutan agar hasil memutihkan gigi bertahan lama:

  • Gosok gigi dua kali sehari selama dua menit.

Gosok gigi dengan pasta gigi yang mengandung fluoride untuk membantu memperkuat enamel gigi dan mencegah gigi menjadi kuning.

  • Gunakan benang gigi setiap hari.

Benang gigi membantu membersihkan sisa makanan dan plak yang tersangkut di sela-sela gigi, yang dapat menyebabkan gigi menjadi kuning.

  • Kunjungi dokter gigi secara rutin untuk membersihkan gigi.

Dokter gigi dapat menghilangkan plak dan tartar yang menumpuk di permukaan gigi, yang dapat menyebabkan gigi menjadi kuning.

  • Hindari mengonsumsi makanan dan minuman yang dapat membuat gigi menjadi kuning atau kusam.

Makanan dan minuman yang dapat membuat gigi menjadi kuning atau kusam, antara lain:

* Kopi
* Teh
* Soda
* Minuman beralkohol
* Buah-buahan dan sayuran yang berwarna cerah, seperti stroberi, tomat, dan ubi jalar
* Makanan yang mengandung pewarna makanan
  • Gunakan produk pemutih gigi rumahan secara teratur.

Produk pemutih gigi rumahan, seperti pasta gigi pemutih atau permen karet pemutih, dapat membantu menjaga gigi tetap putih.

  • Pertimbangkan perawatan pemutih gigi profesional.

Perawatan pemutih gigi profesional dapat membantu mencerahkan gigi hingga beberapa tingkat.

Klinik Gigi Terdekat Surabaya Mana yang bisa Memutihkan Gigi?

Untuk Anda yang berada di Surabaya, ada klinik gigi Surabaya yang rekomended banget, yakni Shiny Smile Dental Clinic. Didukung dengan tim dokter gigi spesialis yang berpengalaman dan kompeten untuk melakukan berbagai kasus-kasus spesialisasi.

Dan di dukung dengan tempat yang nyaman dan bersih, Shiny Smile Dental Clinic bisa menjadi klinik gigi terdekat Anda untuk melakukan berbagai perawatan restorasi dan kosmetik gigi, termasuk memutihkan gigi.

Fokus utama tim Shiny Smile sebagai salah satu klinik gigi Surabaya adalah kosmetik gigi. Kedokteran kosmetik gigi tidak hanya akan memberikan kamu kesehatan gigi dan senyum yang baru, tetapi juga akan mengubah hidup kamu untuk selamanya.

Jadi tunggu apa lagi, segera kunjungi Shiny Smile Dental Clinic di Jl. Wisma Permai Barat I No. 33 (blok LL-24), Surabaya 60115.  Anda bisa menghubungi kami untuk bertanya tanya via  Whatsapp di 08 223 227 3737

Referensi:

Tooth Whitening: What We Now Know

Tooth bleaching procedures and their controversial effects

Tooth whitening: facts and fallacies