Share to Others People

Siapa bilang generasi muda bangsa Indonesia tidak memiliki tingkat kreatifitas yang luar biasa?  Buktinya beberapa mahasiswa dan mahasiswi Fakultas Kedokteran Gigi di Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, menciptakan sebuah gel yang terbuat dari jaring laba-laba. Gel tersebut dapat digunakan untuk mempercepat proses penyembuhan luka setelah dilakukannya pencabutan gigi.

Siapa sih yang tahan dengan rasa sakit setelah dilakukannya pencabutan gigi? Apalagi setelah reaksi dari obat biusnya menghilang, pasti terasa sangat nyeri. Bahkan ada beberapa pasien yang masih merasakan nyeri meskipun sudah meminum obat pereda rasa nyeri sesuai dengan resep dari dokter gigi yang melakukan pencabutan pada giginya. Ada juga yang merasakan nyeri sampai beberapa hari.

 1.1

Di pulau Jawa, orang zaman baheula sudah banyak yang memanfaatkan jaring laba-laba sebagai obat penyembuh luka pada kulit. Begitu pula masyarakat di India dan juga masyarakat di Pegunungan Carpathia (Eropa).

Pada awalnya kita mengira bahwa jaring laba-laba merupakan benda yang menjijikkan, yang di dalam pikiran selalu berpendapat bahwa jaring laba-laba adalah lambang dari rumah yang kotor dan jarang sekali dibersihkan, apalagi kalau kita melihat rumah tua yang tidak berpenghuni dan sudah pasti kalau tidak pernah ada yang membersihkannya.

Namun, dengan kreatifitas dari anak bangsa kita. Pemikiran tersebut telah berubah menjadi sebuah hal yang menakjubkan. Seiring dengan modernisasi dan pembangunan global yang tiada henti, kita telah terbiasa dengan obat-obatan kimia untuk mengobati luka. Bahkan kita sampai tidak mengetahui bahwa nenek moyang kita telah banyak menggunakan jaring laba-laba sebagai obat penyembuh luka.

 4

Sampai titik di mana para mahasiswa dan mahasiswi Fakultas Kedokteran  Gigi Universitas Gajah Mada Yogyakarta, melakukan sebuah penelitian pemanfaatan jaring laba-laba untuk mengobati luka bekas pencabutan gigi. Penelitian tersebut dilakukan pada lima belas hamster sebagai uji coba kepada makhluk hidup. Hamster adalah hewan yang biasa digunakan untuk melakukan percobaan reaksi obat-obatan dalam dunia kedokteran. Karena hamster memiliki struktur jaringan tubuh yang mirip dengan struktur jaringan tubuh manusia.

Pada umumnya, para dokter gigi mengobati luka bekas pencabutan gigi pasiennya dengan menggunakan betadine obat luka yang mengandung povidone iodine. Sedangkan di dalam jaring laba-laba terkandung vitamin K, senyawa protein, asam nukleat dan antibakteri. Kandungan tersebut dapat mempercepat proses penyembuhan pada bekas luka.

3

Hal tersebut dibuktikan dengan penelitian yang mereka lakukan. Hamster yang telah dibius, kemudian dicabut giginya. Setelah dilakukan pencabutan gigi pada beberapa hamster tersebut, gel buatan mereka yang mereka sebut dengan Spidweb Gel, mereka teteskan pada bekas luka pencabutannya. Hasil dari reaksinya ditunggu dalam beberapa hari.

Pada hari ke tiga, beberapa dari hamster yang telah ditetesi Spidweb Gel tersebut dibius kemudian dipotong rahangnya dan dilihat proses penyembuhannya. Setelah dilihat, ternyata bekas luka tersebut sama dengan proses penyembuhan pada hari ke tujuh apabila bekas luka pencabutan gigi diobati dengan menggunakan betadine obat luka.

Penelitian tersebut terus dilakukan pada hari ke tujuh, proses penyembuhannya sudah setara dengan penyembuhan bekas luka yang ditetesi dengan betadine obat luka selama empat belas hari.

1.2

Sangat menakjubkan proses penyembuhan luka dengan menggunakan ekstrak jaring laba-laba tersebut, proses penyembuhan dapat berjalan lebih cepat empat sampai tujuh hari dibandingkan dengan proses penyembuhan bekas luka yang diobati dengan betadine obat luka.

Percepatan proses penyembuhan tersebut diikuti dengan perkembangan kolagen sebagai bahan untuk membentuk tulang dan gigi yang baru, yang akan mengisi ruang-ruang kosong pada rahang hamster yang telah dipotong dan dicabut giginya.

“Terkadang apa yang kita pikir buruk, belum tentu tidak ada manfaatnya, sebelum kita melakukan penelitian dan pengamatan terhadap hal yang kita anggap buruk tersebut. Dan jangan pernah melihat segala sesuatu hanya dari luarnya saja, sebelum kita tahu apa yang ada di dalamnya.”

 


Share to Others People

Leave a comment

Copyright © 2000. Shiny Smile Dental Clinic.

Follow Us

logo-fb
logo-ig
logo-yt
logo-email
logo-wa

Copyright © 2000. Shiny Smile Dental Clinic.

Follow Us

logo-fb
logo-ig
logo-yt
logo-email
logo-wa