Share to Others People

Gigi berlubang adalah salah satu masalah gigi yang terjadi karena terkikisnya lapisan luar gigi. Kondisi ini bisa terjadi kepada siapa saja. Tak terkecuali orang dewasa atau bahkan anak-anak .

Pada kebanyakan kasus, awalanya gigi yang berlubang tidak terasa sakit. Namun apabila tidak segera ditangani, masalah gigi ini bisa semakin membesar, menyebabkan gigi tanggal, dan bahkan beresiko infeksi gigi yang bisa menyebabkan kematian.

Gejala dan Tanda Gigi Berlubang

Gejala dan tanda terjadinya gigi yang berlubang bisa bervariasi tergantung lebar dan lokasinya. Selain kamu tidak merasakan sakit di awal, tanda dan gejalanyapun bisa saja tidak kamu rasakan. Tetapi jika telah terjadi pembusukan pada gigi maka akan muncul beberapa gejala seperti:

  • Gigi sensitif
  • Gigi terasa ngilu saat makan makanan yang terlalu manis, dingin atau panas
  • Lubang pada gigi terlihat jelas
  • Nyeri saat mengunyah

Penyebab Gigi Berlubang

Melansir apa yang ditulis oleh Mayo Clinic, ada beberapa hal yang bisa jadi penyebab gigi berlubang, yaitu:

1. Kurang menjaga kebersihan gigi

Pentingnya menggosok gigi minimal dua kali sehari adalah untuk membersihkan sisa makanan dan minuman. Sisa makanan yang tidak dibersihkan dengan baik menjadi pemicu utama timbulnya plak. Plak timbul di sela-sela gigi dan garis gusi. Bila dibiarkan dapat menjadi karang gigi yang semakin lama bisa membuat masalah gigi .

2. Terlalu sering makan makanan manis

Makanan dan minuman manis menjadi makanan bagi bakteri di dalam mulut. Bakteri tersebut memakan sisa gula yang menempel di mulut dan mengubahnya menjadi asam. Asam yang bercampur dengan air liur kemudian menjadi plak di permukaan gigi. Plak yang dibiarkan menumpuk akan mengikis lapisan gigi hingga menyebabkan lubang.

3. Mulut kering

Produksi air liur yang terlalu sedikit dapat menyebabkan mulut kering. Air liur sangat penting untuk melembabkan mulut dan juga membersihkan sisa makanan di gigi. Zat yang ada dalam air liur juga dapat membantu melawan asam yang dihasilkan bakteri. Salah satu cara mencegah mulut kering adalah dengan rajin mengkonsumsi air putih.

4. Kurang asupan fluoride

Fluoride adalah mineral alami yang mampu mencegah gigi berlubang. Karena bermanfaat bagi gigi, fluoride selalu ditambahkan sebagai bahan dalam pasta gigi. Selain itu fluoride juga ditambahkan pada produksi minuman kemasan.

5. Kondisi penyakit tertentu

Salah satunya adalah sakit maag yang bisa memicu gigi berlubang. Maag atau disebut juga GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) menyebabkan asam lambung naik ke mulut. Kemudian mengikis lapisan gigi dan menyebabkan lubang.

Tak hanya GERD, gangguan makan seperti anoreksia dan bulimia juga menyebabkan erosi dan gigi berlubang. Asam lambung dari muntah berulang kali bisa melarutkan email gigi. Gangguan makan juga mengganggu produksi air liur.

Bahaya Gigi Berlubang

gigi berlubang

Gigi berlubang apabila tidak segera ditangani dengan benar dapat menginfeksi dan berbahaya ke bagian tubuh lain. Hal-hal yang mungkin dialami sebagai berikut.

1. Menyebabkan sakit dan demam

Pada awalnya gigi berlubang ditandai dengan perubahan warna pada gigi. Biasa berupa noda kecoklatan yang kian melebar. Lama kelamaan lapisan gigi akan terinfeksi lalu akan membentuk abses. Jika tidak segera diobati, abses akan menyebar ke dalam jaringan hingga menyebabkan pembengkakan. Inilah yang kemudian menyebabkan rasa sakit dan deman.

Sehingga bisa dipastikan, jika gigi berlubang sudah menyebabkan rasa sakit berarti ada pada tingkat yang parah dan harus segera ditangani.

2. Meningkatkan infeksi hingga kematian

Jika tidak diobati, abses gigi akan semakin menyebar dan menyebabkan pembengkakan pada wajah dan kulit. Abses gigi bisa juga menyebabkan infeksi jaringan ruang, sulit menelan, sesak napas, hingga kematian. Kematian karena gigi berlubang memang jarang, tetapi tidak mustahil. Terutama jika infeksi gigi berlubang sudah menyebar ke otak.

3. Meningkatkan risiko sakit jantung

Selain itu, gigi berlubang juga bisa meningkatkan risiko sakit jatung. Banyak peneliti yang menyebutkan kalau kondisi jantung yang memburuk bisa terjadi karena adanya peradangan yang ditimbulkan oleh masalah penyakit gusi. Salah satu penyebab masalah gusi adalah gigi bermasalah . Masalah jatung jelas bisa berakibat pada kematian.

4. Menyebabkan penyakit Rheumatoid

Rheumatoid adalah gangguan autoimun yang bertahan lama hingga berdampak pada sakit sendi. Penyakit bisa diobati dengan cara membuang bagian abses gigi. Dengan cara menghilangkan jaringan yang terinfeksi dapat membantu mengembalikan kesehatan penderita. Begitu pula dengan penyakit usus, infeksi oral bisa menjadi pemicu. Karena secara konstan penderita menelan nanah dari gigi dan gusi.

Cara Mengobati Gigi Berlubang

gigi berlubang

Segera berkonsultasi kepada dokter gigi adalah langkah yang paling tepat untuk mengobati gigi berlubang. Beri tahu dokter gigi kamu gejala apa saja yang dirasakan. Dokter gigi akan melakukan pemeriksaan sehingga bisa mengetahui langkah pengobatan yang tepat.

Berdasarkan tingkat keparahan ada beberapa langkah yang akan digunakan oleh dokter gigi. Misalnya dengan menambal gigi, prosedur crown, merawat saluran akar atau cabut gigi.

Yang pasti, jangan sepelekan masalah gigi, penting sekali melakukan pemeriksaan dan pembersihan gigi secara rutin. Minimal 6 bulan sekali yang bisa kamu lakukan di klinik dokter gigi. Misalnya buat kamu yang tinggal di Surabaya, kamu bisa datang ke Shiny Smile Dental Clinic. Shiny Smile Dental Clinic adalah klinik kedokteran gigi yang punya pengalaman praktek lebih dari 20 tahun.


Share to Others People

Leave a comment

Copyright © 2000. Shiny Smile Dental Clinic.

Follow Us

logo-fb
logo-ig
logo-yt
logo-email
logo-wa

Copyright © 2000. Shiny Smile Dental Clinic.

Follow Us

logo-fb
logo-ig
logo-yt
logo-email
logo-wa