Share to Others People

Karang Gigi itu Apa Sih?

Sebelum kita membahas karang gigi lebih lanjut marilah kita mengenal terlebih dahulu apa itu plak gigi.

Plak gigi merupakan suatu biofilm, yang berwarna kuning pucat, dan berkembang secara alami di atas permukaan gigi. Seperti biofilm lainnya, plak gigi dibentuk oleh kumpulan bakteri yang melekat pada pemukaan gigi. Sehingga setiap kali anda makan, bakteri bakteri ini akan mengeluarkan asam yang dapat menyebabkan kerusakan enamel gigi dan akhirnya menyebabkan lubang gigi.  Masalah yang lebih besar terjadi, apabila plak ini didiamkan di dalam mulut dan akhirnya mengeras menjadi karang gigi. Hal ini dapat terjadi setelah 26 jam.

Karang gigi itu sendiri adalah endapan plak yang mengeras. Terbentuknya karang gigi ini disebabkan karena kumpulan mineral yang terjadi secara terus menerus dari saliva yang terdapat pada plak dan permukaan gigi. Berwarna mulai dari putih, kuning sampai kecoklatan bahkan sampai kehitaman apabila di biarkan lama sampai bertahun tahun. Karang gigi ini mempunyai permukaan yang keras dan kasar, sehingga permukaan ini merupakan tempat yang ideal untuk pembentukan plak / karang gigi lebih lanjut yang dapat membahayakan kesehatan gusi. Karang gigi dapat terbentuk di atas gusi yang disebut supraginggiva atau di bawah gusi yang disebut subginggiva.

Daerah yang lebih mudah terjadi karang gigi yaitu di permukaan gigi rahang bawah yang menghadap lidah, dan permukaan gigi geraham atas yang menghadap ke pipi. Sedangkan cairan ludah akan membentuk karang gigi pada daerah di perbatasan gusi dengan gigi. Karang gigi biasanya timbul juga pada daerah – daerah gigi yang sulit dibersihkan, misalnya di sela – sela gigi,  di bagian dekat gusi, pada gigi yang terletak tidak beraturan, dan di bagian belakang seperti gigi geraham.

Mengapa sih Harus Dibersihkan ?

Karang gigi dapat berbahaya, karena bisa menjadi tempat melekatnya kuman-kuman yang ada di dalam mulut sehingga karang gigi yang tidak dibersihkan dapat menyebabkan:

1.    Radang gusi (gingivitis) yang ditandai dengan gusi tampak lebih merah, agak membengkak dan sering berdarah saat menggosok gigi.

2.    Radang jaringan penyangga gigi ( periodontitis ) bila didiamkan lama sampai bertahun tahun dan tidak segera dibersihkan. Padahal, jaringan ini penting untuk menyangga gigi tetap pada posisinya. Dan bila jaringan penyangga gigi ini juga rusak, maka gigi bisa goyang dan akhirnya bisa tanggal.

3.    Bau mulut ( halitosis ).

4.    Lubang gigi yang membesar di dalam dan tidak terlihat karena tertutup oleh karang gigi.

5.    Terjadinya focal infeksi yaitu sumber infeksi yang menyebabkan infeksi penyakit pada tempat lain, seperti penyakit jantung dan diabetes. Mengapa bisa terjadi? Karena karang gigi yang parah akan mengakibatkan bakteri masuk ke dalam aliran darah, ikut serta beredar ke seluruh tubuh sehingga dapat menyebabkan terganggunya kekebalan tubuh.

Bagaimana cara mencegah terjadinya karang gigi?

1.    Rajin menjaga kebersihan gigi. Dengan menggosok gigi secara teratur dan memakai benang gigi / flossing setiap hari. Hal ini dapat menghalangi terbentuknya karang gigi.

2.    Saat mengunyah harus menggunakan kedua sisi rahang, karena apabila salah satu rahang tidak difungsikan maka karang gigi banyak menumpuk di sana, di bagian yang tidak digunakan mengunyah.

3.    Membiasakan mengkonsumsi buah – buahan yang berserat dan berair, seperti buah apel. Karena ketika mengkonsumsi buah apel tanpa dikupas kulitnya, ternyata dapat mencegah pembentukan karang gigi.

4.Rajin kontrol dan membersihkan plak / karang gigi setiap 6 bulan sekali di dokter gigi.

Bagaimana Cara Membersihkannya ?

Karang gigi tidak bisa hilang hanya dengan menggosok gigi atau  berkumur dengan obat kumur saja. Pembersihan karang gigi hanya dapat dilakukan oleh dokter gigi dengan menggunakan alat khusus.


Share to Others People

Copyright © 2000. Shiny Smile Dental Clinic.

Follow Us

logo-fb
logo-ig
logo-yt
logo-email
logo-wa

Copyright © 2000. Shiny Smile Dental Clinic.

Follow Us

logo-fb
logo-ig
logo-yt
logo-email
logo-wa