Share to Others People

Bau mulut dalam istilah medis disebut juga dengan halitosis, sangat sering sekali menjadi salah satu faktor pengganggu kita saat sedang berkomunikasi dengan lawan bicara kita, sehingga bau mulut dapat menyebabkan kita menjadi kehilangan rasa percaya diri.

Penanganan halitosis tergantung pada faktor penyebabnya, yang paling terpenting dokter gigi dapat membedakan penyebab bau mulut sebagai kelainan di dalam atau di luar rongga mulut. Umumnya halitosis bisa dikurangi atau dihilangkan sama sekali dengan menjaga kebersihan mulut seperti menggosok gigi, menggunakan benang gigi, membersihkan lidah, menggunakan obat kumur ( lebih dianjurkan dengan air garam ) dan diet sehat, namun kadang – kadang diperlukan penangganan oleh tenaga profesional untuk melakukan rujukan. Untuk dapat mengatasi halitosis secara efektif, diperlukan pemeriksaan secara menyeluruh dan diagnosa yang tepat. Ada berbagai macam cara untuk menghilangkan bau mulut / halitosis, sehingga anda dapat mengembalikan rasa percaya diri anda yang sempat hilang.

 ARTIKEL 7 CARA MENGHILANGKAN BAU MULUT 2

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Mulut / Halitosis tersebut ?

1. Disiplin Menggosok Gigi
Menggosok gigi adalah cara yang sangat mendasar untuk menghilangkan bau mulut. Yang harus diingat adalah kedisiplinan dalam menggosok gigi. Terlalu sering juga tidak baik, terlalu jarang juga tidak baik. Gosok gigi sehari dua kali sudah cukup diwaktu pagi ( setelah sarapan pagi ) dan sebelum tidur malam. Sebaiknya gunakan sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut dan kepala sikat yang kecil. Hindarkan pemakaian bulu sikat yang kasar karena bulu sikat yang kasar dapat menyebabkan resesi gingiva ( melorotnya gingiva sehingga 
dapat membuat akar gigi di bagian servikal terbuka dan dapat mengakibatkan gigi menjadi sensitif ). Penyikatan gigi sebaiknya menggunakan pasta gigi yang mengandung fluor untuk mencegah karies gigi sekaligus. Untuk anda yang masih tidak disiplin, paksakan diri untuk disiplin menggosok gigi, karena penyesalan dari ketidakdisiplinan dalam menggosok gigi akan terasa nanti.

2. Berkumur dengan Moutwash (Antiseptic)

Menggosok gigi saja masih menyisakan bakteri penyebab bau mulut, sehingga kita juga perlu berkumur dengan larutan antiseptic / mouthwash. Namun menggunakan obat kumur / mouth wash juga belum bisa menjamin hilangnya semua bakteri, tapi dengan obat kumur maka akan mengurangi jumlah bakteri sehingga bisa menghilangkan bau mulut. Obat kumur digunakan paling sedikit sekali sehari. Waktu yang paling tepat menggunakan obat kumur adalah sebelum tidur karena obat kumur memberikan efek antibakteri selama tidur saat aktivitas bakteri penyebab bau mulut meningkat. Obat kumur yang mengandung alkohol dapat mengakibatkan mulut kering dan apabila digunakan dalam waktu lama dapat menyebabkan mukosa mulut terkelupas. Oleh karena itu, sebaiknya menggunakan obat kumur non-alkohol seperti yang mengandung sodium sakarin. Penggunaan tidak perlu terlalu berlebihan, kurang lebih 10-15 ml sudah cukup untuk membasahi seluruh permukaan mulut. Kumur sekurang – kurangnya 1-2 menit. Jangan kumur langsung dari botol, karena apabila tersentuh ludah, bahan akan terkontaminasi, sehingga bahan aktif selebihnya di dalam botol dapat menjadi rusak, akibatnya tidak berguna lagi untuk pemakaian selanjutnya. Atau kumur larutan garam fisiologis, atau yang mengandung minyak esensial untuk membantu melindungi selaput lendir mulut sehingga tidak mudah kering.

3. Menggunakan Benang Gigi / Dental Floss 
Benang gigi ( dental floss ) digunakan untuk membersihkan celah gigi yang sempit yang tidak dapat dicapai dengan sikat gigi. Hal ini dilakukan dengan cara memotong benang kira – kira sepanjang 40 cm, kemudian diputarkan di kedua jari tengah kanan dan kiri. Benang dimasukkan ke celah diantara gigi dan ditahan dengan ibu jari agar kuat dan tidak lepas ketika dilakukan gerakan seperti menggergaji. Tindakan ini sebaiknya dilakukan satu kali sehari, namun bila memungkinkan dilakukan dua kali sehari. Setelah tahap ini diperbolehkan kumur sampai bersih atau dibilas dengan air.

4. Mengkonsumsi Buah – Buahan
Penyebab bau mulut diantaranya adalah ketika dalam mulut kekurangan air liur atau mulut dalam keadaan kering. Dengan mengkonsumsi buah – buahan maka air liur dalam mulut akan meningkat karena buah – buahan mengandung banyak air dan vitamin C. Contoh buah – buahan yang bisa digunakan untuk menghilangkan bau mulut adalah, pear, apel, jambu, lemon dan lain-lain. Serat buah yang tinggi juga bisa menjadi pembersih gigi. Selain itu buah – buahan juga sangat baik untuk kesehatan pencernaan.

5. Membersihkan Lidah
Permukaan lidah dibersihkan dengan cara menyikat lidah dua kali sehari menggunakan sikat gigi atau alat khusus pembersih lidah ( tongue scrapper ). Permukaan lidah disikat dengan lembut dan perlahan agar lidah tidak luka. Sambil lidah dijulurkan ke depan, tempatkan tongue scrapper sejauh mungkin ke belakang lidah, selama masih tahan, sambil ditarik ke depan dan ke bawah dengan tekanan ringan. Gunakan kain / kertas tissue bersih atau air mengalir untuk membersihkan tongue scrapper. Ulangi prosedur ini 2 – 4 kali sampai seluruh permukaan dibersihkan.

ARTIKEL 7 CARA MENGHILANGKAN BAU MULUT 3

6. Perbanyak Minum Air Putih
Mulut yang kering akan membuat bakteri cepat sekali berkembang. Oleh karena itu, dengan mengkonsumsi air putih dapat menghambat perkembangan bakteri penyebab bau mulut di mulut kita. Selain itu, dengan minum air putih minimal 7 gelas sehari kerongkongan akan menjadi bersih, sehingga makanan yang menempel pada kerongkongan dapat berkurang dan dapat membantu mengurangi adanya bau mulut. Minum air putih sangat dianjurkan untuk dilakukan karena bukan hanya untuk menghilangkan bau mulut, tetapi juga sangat baik untuk kesehatan tubuh kita.

7. Minum Teh Hijau dan Berkumur Daun Sirih 
Meminum teh hijau bisa mengatasi bau mulut karena teh hijau mengandung anti oksidan yang sangat tinggi. Teh hijau sangat menyehatkan untuk tubuh dengan cara menangkal radikal bebas penyebab penyakit. Sedangkan untuk daun sirih anda bisa merebus beberapa helai daun sirih lalu pakailah air rebusannya untuk berkumur. Daun sirih akan memberikan efek hangat dan segar di dalam mulut karena ini merupakan mouth wash alami. Rempah lain seperti kayu putih, kayu manis, ketumbar, tarragon, mint, kapulaga dan rosemary juga dapat menangkal bau pada mulut.

8. Mengunyah Permen Karet
Mengunyah permen karet merupakan cara tambahan untuk menjaga mulut dari bau yang tidak sedap. Dengan bahan dan kualitas yang baik bisa membantu membersihkan gigi kita, anda bisa mengunyah permen karet ketika mulut anda terasa bau. Mengunyah permen karet juga bisa menjadi sarana olah raga otot pipi supaya tetap kencang.

9. Diet Sehat
a.Banyak makan sayur-sayuran
b.Kurangi mengkonsumsi makanan dengan protein tinggi. 
c.Hindari makanan yang berbau menyengat seperti bawang merah, petai, jengkol, dan lain-lain.
d.Menghindari konsumsi alkohol, rokok, obat – obatan yang dapat menurunkan aliran saliva / air liur.
e.Baru – baru ini, penelitian di Jepang melaporkan bahwa yogurt tanpa gula dapat mengurangi senyawa penyebab halitosis. Hal ini dibuktikan dengan dijumpai penurunan level senyawa hidrogen sulfida sampai 80% setelah mengkonsumsi 90 gram yogurt setiap hari selama 6 minggu.

10. Kontrol Minimal 6 Bulan Sekali ke Dokter GigiDengan kontrol gigi rutin, kita dapat membersihkan karang gigi yang merupakan salah satu penyebab adanya bau mulut. Sehingga nafas kita akan segar kembali.

 


Share to Others People

Copyright © 2000. Shiny Smile Dental Clinic.

Follow Us

logo-fb
logo-ig
logo-yt
logo-email
logo-wa

Copyright © 2000. Shiny Smile Dental Clinic.

Follow Us

logo-fb
logo-ig
logo-yt
logo-email
logo-wa