Proses Mematikan Saraf Gigi Berlubang dan Harganya di Surabaya

Mematikan saraf Gigi Berlubang apa ini??? Pernah kah Anda Sakit Gigi ta Tertahankan? Gigi berlubang parah? Sakit saat minum / makan dingin maupun panas? Tidak makan pun cenat cenut? Nah jika anda pernah mengalami hal tersebut, mungkin Anda perlu mematikan saraf gigi mu.  Apakah Anda sudah pernah mendengar istilah mematikan saraf gigi? Istilah ini mungkin terdengar mengerikan, bagi Anda yang berencana untuk memeriksakan gigi, tapi sebenarnya, prosedur ini termasuk salah satu yang paling efektif untuk merawat gigi yang sakit ta tertahankan,  sudah rusak parah, tetapi anda masih ingin mempertahankan gigi asli nya. Simak panduan lengkapnya, khusus nya bagi Anda yang sedang berada di Surabaya, atau yang tinggal di Surabaya. 

Gigi berlubang sudah terasa nyeri?
Obat pereda nyeri hanya meredakan keluhan sementara. Penyebabnya perlu diperiksa dokter gigi.

Dokter: drg. Elizabeth, Sp.KG (Spesialis Konservasi Gigi)
SIP: 500.16.7.2/3497/B/IP.DS/436.7.15/2024
Lokasi: Jl. Wisma Permai Barat I No. 33 (Blok LL-24), Surabaya
Jam praktik klinik: Senin–Jumat 10.00–21.00 · Sabtu 09.00–17.00

Konsultasi via WhatsApp 0822-3227-3737

Kenapa Perlu Mematikan Saraf Gigi?

Pernahkah Anda merasakan sakit gigi yang rasanya “nyut-nyutan” sampai ke kepala? Sakit yang membuat tidur tak nyenyak, makan tak enak, dan bahkan membuat emosi jadi tak karuan. Jika ya, kemungkinan besar Anda tidak sedang berhadapan dengan gigi berlubang biasa. Anda mungkin sedang berhadapan dengan “sumber masalah”-nya langsung: infeksi pada saraf gigi.

Bayangkan gigi Anda seperti sebuah benteng. Lapisan terluar (email) adalah tembok bajanya, dan lapisan di dalamnya (dentin) adalah tembok batunya. Namun, di pusat benteng itu ada sebuah “ruang kendali” yang sangat vital bernama pulpa. Di sinilah saraf, pembuluh darah, dan jaringan penting lainnya berada—inilah yang membuat gigi Anda “hidup”.

Nah, ketika lubang pada gigi sudah sangat dalam hingga menembus kedua lapisan pertahanan itu, bakteri jahat akhirnya berhasil menyusup dan menyerbu “ruang kendali”.

Di sinilah bencana dimulai.

Bakteri tersebut menyebabkan infeksi, peradangan, dan tekanan hebat di dalam ruang pulpa yang sempit. Inilah yang menciptakan rasa sakit luar biasa yang Anda rasakan. Saraf gigi Anda, yang seharusnya hanya mengirim sinyal normal, kini berteriak minta tolong karena diserang tanpa henti.

Jadi, kenapa perlu mematikan saraf gigi berlubang?

Jawabannya sederhana dan krusial: Untuk menyelamatkan gigi Anda dari kerusakan total.

Menurut American Association of Endodontists, prosedur ini disebut sebagai perawatan saluran akar. Tidak semua orang harus menjalani prosedur ini.

Kapan Harus Mematikan Saraf Gigi Berlubang?

1. Gigi berlubang parah

Gigi berlubang yang sudah sangat parah biasanya memicu peradangan saraf gigi yang disebut pulpitis. Gigi yang pulpitis biasanya dianjurkan untuk dimatikan sarafnya, lalu kemudian dilanjutkan dengan perawatan saluran akar gigi.

Karena jika di lanjutkan untuk di tambal gigi nya tanpa di rawat saraf nya, takut nya selesai di tambal akan sakit gigi nya. 

2. Rasa nyeri dalam waktu yang berkepanjangan

Jika rasa sakit saat makan / minum dingin atau panas yang muncul sudah sangat mengganggu dan tidak kunjung reda dalam waktu yang lama, atau tanpa makan / minum pun bisa cenat cenut, dokter gigi biasa nya menyarankan prosedur mematikan saraf gigi berlubang sebagai perawatan yang efektif. 

Pasalnya, jika tidak segera ditangani, rasa sakit gigi bisa menyebar hingga kepala maupun leher, serta menyebabkan sulit untuk mengunyah atau membuka mulut.

3. Warna gigi berubah

Gigi yang sudah mati biasanya akan berubah warna menjadi kehitaman. Ini tandanya saraf gigi sudah mati dan perlu diangkat.

Gigi yang sudah mati, dan berubah warna, kadang kali bahkan seringkali tidak memberikan keluhan apapun, hanya saja warna gigi nya berubah menjadi hitam.

Akan tetapi dengan kondisi seperti ini, gigi tetap harus di lakukan perawatan saraf gigi, biarpun tidak ada rasa sakit dan hanya warna gigi saja yang berubah. Mengapa?

Karena kondisi seperti ini, jika di biarkan, lama kelamaan akan tumbuh kista di akar gigi yang berubah warna tersebut.

4. Tumbuh Kista di Akar Gigi

Jika sudah tumbuh kista di akar gigi, maka jangan di tunda lagi, gigi tersebut harus segera di lakukan perawatan saraf gigi.

Mengapa?

Karena kista di akar gigi, akan semakin lama semakin besar. Biarpun gigi tersebut tidak sakit, tetap harus di lakukan perawatan saraf gigi, dengan harapan kista yang sudah terlanjur tumbuh di akar gigi, tidak akan membesar.

Bagaimana kita tahu kista sudah tumbuh di akar gigi?

  • Bisa dari Rontgen foto yang di lakukan pada gigi tersebut
  • Bisa juga bengkak yang selalu timbul dan hilang
  • Dari perawatan yang terkadang susah sembuh.

5. Sakit pada saat gigi bertemu dengan gigi lawan nya

Saat lubang sudah mencapai saraf, akan ada rasa sakit pada saat gigi bertemu dengan gigi lawan nya. Contoh gigi atas pada saat di katupkan bertemu dengan gigi bawah nya, dan akan ada rasa sakit sekali, dan serasa gigi tersebut timbul.

Saat anda mengalami satu dari beberapa kondisi di atas, segera lah pertimbangkan untuk mematikan saraf gigi anda dan di lakukan perawatan saraf gigi.

Resiko Jika Gigi Tidak di Rawat Saraf:

  • Abses, atau gigi bengkak, yang dapat menyebabkan sakit berkepanjangan tidak hanya gigi tapi seluruh tubuh
  • Infeksi, bisa terjadi tidak hanya di gigi ; akan tetapi gigi berlubang  yang di biarkan akan menjadi jalan masuk nya infeksi ke seluruh badan
  • Tumbuh kista, jika kelamaan di biarkan, tidak di rawat, bisa tumbuh kista di akar gigi yang infeksi tersebut dari ukuran kecil hingga besar.
  • Gigi pecah, lama kelamaan gigi akan pecah dengan sendiri nya karena lubang di biarkan tidak di rawat, mengakibatkan pencabutan pada akhirnya.

Baca juga : Awas gigi Berlubang bisa Sebabkan Infeksi hingga Kematian

Tahapan Lengkap Mematikan Saraf Gigi: Dari Rontgen hingga Penambalan

Mematikan saraf gigi atau disebut juga dengan pulpektomi adalah prosedur medis yang dilakukan untuk menghilangkan saraf dan pembuluh darah di dalam gigi. Prosedur ini biasanya dilakukan jika gigi mengalami infeksi atau kerusakan yang parah.

Ada beberapa tahap yang akan dilalui saat Anda menjalani prosedur mematikan saraf gigi, yaitu:

  1. Tahap pertama, Tahap Perawatan Saraf Gigi

Untuk mematikan saraf gigi berlubang, pertama-tama dokter akan melakukan pemeriksaan rontgen gigi untuk melihat kondisi jaringan di sekitar saraf yang rusak, melihat akar gigi yang di rawat apakah bengkok sekali atau kah tidak, dan melihat panjang akar gigi yang akan di rawat tersebut. 

Jika dokter sudah mendapatkan gambaran yang diperlukan, maka proses mematikan saraf gigi akan dimulai dengan preparasi atau pengurangan jaringan gigi menggunakan bur.

Pada tahap ini, dokter gigi akan memberikan bius lokal untuk menghilangkan rasa sakit pada gigi, jika gigi masih hidup dan sakit.  Kemudian, dokter akan membersihkan lubang di gigi, hingga cukup untuk mengakses saluran akar.

Tujuannya adalah untuk membersihkan jaringan-jaringan gigi yang sudah rusak sehingga bisa mendapatkan akses ke saraf gigi yang lebih mudah. 

Setelah itu, dokter akan membersihkan saluran akar dari infeksi dan jaringan yang rusak. Dan di berikan obat obatan di dalam saluran akar tersebut untuk mensterilisasi saluran akar tersebut.

Prosedur mematikan saraf gigi umumnya berlangsung selama 1-2 jam. Setelah prosedur mematikan saraf gigi selesai biasanya dokter akan memberikan resep obat, asam mefenamat atau paracetamol. 

Waktu yang dibutuhkan untuk penyembuhan adalah 5-7 hari, di mana dalam rentang waktu tersebut akan dilanjutkan ke tahap selanjutnya untuk dicek kembali gigi Anda yang di rawat tersebut.

Pada pertemuan selanjutnya, dokter akan memeriksa kondisi saraf gigi. Jika sudah benar benar mati, maka sisa sisa saraf yang masih ada,  akan diambil dari salurannya.

Kemudian dilakukan pembersihan saluran akar hingga beberapa kali kedatangan, hingga benar-benar steril. Akan tetapi hal ini pun bisa juga di lakukan dalam sekali kedatangan tergantung keparahan dan infeksi dari lubang gigi tersebut. 

  1. Tahap kedua, Tahap Penyelesaian Perawatan Saraf Gigi

Pada tahap ini, dokter gigi akan mengisi saluran akar dengan bahan yang dapat mencegah infeksi. Kemudian, dokter akan menambal gigi.

Dalam tahapan ini, bisa di lakukan langsung saat pengisian saluran akar kemudian langsung di tambal atau di pastikan dulu hingga tidak sakit, baru kedatangan berikutnya di tambal ataupun di buatkan mahkota gigi.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang prosedur mematikan saraf gigi:

  • Prosedur ini biasanya dilakukan di bawah anestesi lokal, sehingga Anda tidak akan merasakan sakit saat prosedur dilakukan.
  • Setelah prosedur, Anda mungkin akan merasakan sakit selama beberapa hari. Dokter gigi akan meresepkan obat pereda nyeri untuk membantu Anda mengatasi rasa sakit tersebut.
  • Anda harus menghindari makan dan minum yang panas selama beberapa hari setelah prosedur.
  • Anda harus menjaga kebersihan gigi dengan baik setelah prosedur.

Baca juga: Perawatan Saluran Akar Gigi Surabaya

Memasang Mahkota Gigi (jika kerusakan parah)

Pada gigi yang kerusakannya sudah sangat parah, maka sebagai langkah terakhir setelah mematikan saraf gigi akan dilakukan pemasangan jaket crown gigi. Untuk jaket crown gigi sendiri dibuat dari beberapa bahan, seperti bahan porselen logam yang biayanya cukup terjangkau dan sering digunakan.

Baca juga : Perawatan Saraf Gigi vs Cabut Gigi. Mana yang Lebih baik.

tahapan mematikan saraf gigi di surabaya

“Tips Perawatan Gigi Setelah Mematikan Saraf”

Setelah melalui prosedur perawatan saluran akar gigi, maka Anda harus menjaganya dengan baik agar tidak kembali timbul keluhan atau kerusakan lanjutan. Berikut cara menjaga kesehatan akar gigi yang bisa dilakukan:

  • Pilih Pasta Gigi Berfluoride

Penting untuk memilih pasta gigi yang mengandung fluoride, karena fluoride mampu melawan kuman yang bisa menyebabkan pembusukan dan dapat memberikan perlindungan untuk gigi Anda.

  • Memilih Sikat Gigi yang tepat

Pilih sikat gigi berbulu lembut untuk menyikat gigi. Sikat gigi yang bulunya terlalu keras bisa melukai jaringan sehingga bakteri lebih mudah masuk. 

  • Mengurangi Makanan Manis

Makanan manis bisa meningkatkan risiko gigi berlubang yang jika tidak ditangani, akan menyebabkan kerusakan saraf gigi. 

Baca juga: Gigi Berlubang bisa menyebabkan Infeksi hingga Kematian

“Biaya Mematikan Saraf Gigi di Surabaya: Faktor yang mempengaruhi”

Untuk melakukan perawatan mematikan saraf gigi berlubang biasanya akan dilakukan dalam beberapa kali tahap, apalagi untuk perawatan gigi geraham.

Bagi Anda yang berencana untuk mengecek kondisi keparahan lubang gigi, Anda akan diminta melakukan konsultasi  dengan dokter gigi spesialis konservasi gigi, agar mengetahui prosedur perawatan hingga biayanya.

Selain datang untuk konsultasi akan sangat membantu sekali jika anda sudah punya rontgen gigi yang bisa anda bawa ke dokter gigi, untuk membantu mendiagnosa keparahan lubang gigi, dan melihat akar gigi anda, apakah bengkok sekali atau tidak. 

Berbicara mengenai biaya perawatan akar gigi bisa berbeda-beda, tergantung tingkat keparahan atau kerusakan gigi.

Untuk biaya di setiap klinik gigi atau dokter gigi bisa berbeda, ada  mulai dari 350.000, ada yang mulai kurang dari itu atau bahkan lebih dari itu.

Biaya nya sendiri tergantung dari kondisi gigi pasien, klinik yang dituju, bahkan dokter yang merawat apakah spesialis saraf gigi atau kah dokter gigi umum biasa.

Bahkan ada dokter gigi maupun klinik gigi yang menawarkan sistem paket perawatan saraf gigi dari mulai perawatan hingga selesai perawatan dan gigi tidak sakit lagi.

Baca Juga: Mitos Terkait Perawatan Saluran Akar

Berapa lama proses mematikan saraf gigi?

Lama proses mematikan saraf gigi berlubang dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor, seperti:

  • Banyak nya akar gigi yang Dirawat: Jika yang di rawat adalah gigi dengan akar tunggal, maka perawatan saraf gigi memungkinkan untuk di lakukan dalam sekali kunjungan. Namun, untuk perawatan saraf gigi dengan akar yang lebih dari satu, bisa 2 atau 3 bahkan lebih akar gigi, maka  dokter gigi spesialis konservasi gigi  mungkin memerlukan beberapa kali kunjungan untuk menyelesaikan perawatan.
  • Tingkat infeksi: Jika gigi berlubang sudah mengalami infeksi, dokter gigi perlu membersihkan saluran akar gigi beberapa kali dulu, baru bisa di tambal. Dan perawatan saraf pada gigi yang sudah mengalami infeksi,  belum tentu bisa selesai dalam satu kali kunjungan. Apalagi dalam kondisi tingkat infeksi parah, biarpun yang di rawat adalah gigi dengan akar tunggal.
  • Teknik yang digunakan: Dokter gigi dapat menggunakan berbagai teknik untuk mematikan saraf gigi, seperti anestesi lokal atau sedasi. Menggunakan motor endo atau kah manual juga bisa menambah lama atau cepat perawatan. Teknik yang berbeda membutuhkan waktu yang berbeda pula.

Secara umum, proses mematikan saraf gigi berlubang dapat berlangsung selama 1 hingga 2 jam. Namun, dalam beberapa kasus, proses ini dapat memakan waktu lebih lama. Dan berapa kali kedatangan untuk perawatan saraf gigi, itu sangat bergantung dengan keparahan infeksi dan banyak nya akar gigi yang di rawat.

Pertanyaan Seputar Perawatan Saraf Gigi

Bisakah mematikan saraf gigi sendiri di rumah atau secara alami?

Tidak ada cara aman untuk mematikan saraf gigi sendiri di rumah. Obat pereda nyeri atau bahan alami hanya meredakan sakit sementara, sedangkan infeksi di dalam gigi tetap berjalan dan bisa berkembang menjadi abses. Saraf yang terinfeksi perlu dibersihkan dan ditutup oleh dokter gigi melalui perawatan saluran akar.

Berapa kali kunjungan untuk mematikan saraf gigi?

Untuk gigi dengan satu akar, perawatan saraf bisa selesai dalam satu kali kunjungan. Gigi dengan dua akar atau lebih, seperti geraham, biasanya membutuhkan 2–3 kali kunjungan atau lebih. Jumlah kunjungan ditentukan dokter setelah melihat hasil rontgen dan tingkat infeksi gigi.

Apakah mematikan saraf gigi sakit?

Perawatan saraf gigi dilakukan dengan bius lokal, sehingga umumnya pasien hanya merasakan tekanan, bukan sakit, selama tindakan. Justru perawatan ini bertujuan menghilangkan sumber nyeri akibat saraf yang terinfeksi. Rasa ngilu ringan bisa muncul setelah efek bius hilang dan biasanya mereda dalam beberapa hari.

Setelah saraf gigi dimatikan, sakitnya berapa lama?

Rasa ngilu atau nyeri ringan saat menggigit setelah perawatan saraf umumnya hanya berlangsung beberapa hari dan berangsur berkurang. Segera kontrol ke dokter bila nyeri justru makin berat, gusi bengkak, atau sakit tidak membaik setelah sekitar satu minggu.

Saraf gigi sudah dimatikan tapi masih sakit, kenapa?

Rasa sakit setelah saraf dimatikan bisa berasal dari peradangan jaringan di sekitar ujung akar yang belum reda, sisa infeksi, saluran akar tambahan yang belum terbersihkan, atau tambalan yang terlalu tinggi saat menggigit. Kondisi ini perlu diperiksa ulang oleh dokter gigi agar penyebabnya bisa ditangani.

Apakah saraf gigi bisa mati sendiri?

Bisa. Saraf gigi yang terinfeksi dalam waktu lama dapat mati dengan sendirinya, sehingga rasa sakit kadang hilang. Namun ini bukan tanda sembuh. Jaringan yang mati di dalam gigi tetap bisa menjadi sumber infeksi, abses, atau kista di ujung akar, sehingga tetap perlu diperiksa dan dirawat dokter gigi.

Lebih baik cabut gigi atau perawatan saraf?

Selama gigi masih bisa diselamatkan, perawatan saraf umumnya lebih dianjurkan karena gigi asli tetap dipertahankan dan susunan gigi di sekitarnya tidak bergeser. Pencabutan dipertimbangkan bila kerusakan gigi terlalu parah. Keputusannya diambil dokter gigi berdasarkan pemeriksaan dan rontgen.

Kemana harus Melakukan Perawatan Saraf Gigi

Untuk Anda yang berada di  Surabaya, Shiny Smile Dental Clinic siap membantu konsultasi dan perawatan gigi Anda.

Didukung dengan tim dokter gigi spesialis yang berpengalaman dan kompeten untuk melakukan berbagai kasus-kasus spesialisasi, seperti Dokter Gigi Spesialis Konservasi Gigi di Klinik Gigi Terdekat mu yang sangat berpengalaman dan profesional.

Di dukung dengan tempat yang nyaman dan bersih, Shiny Smile Dental Clinic bisa menjadi  klinik gigi terdekat Anda untuk melakukan berbagai perawatan restorasi dan kosmetik gigi.

Shiny Smile didukung dokter gigi spesialis, dengan fokus pada perawatan behel, implan, dan estetika gigi, untuk membantu Anda memiliki gigi yang sehat dan senyum yang lebih percaya diri.

Jangan Biarkan Sakit Gigi Mengganggu Aktifitas anda. Segera kunjungi Shiny Smile Dental Clinic di Jl. Wisma Permai Barat I No. 33 (blok LL-24), Surabaya 60115.  Anda bisa menghubungi kami untuk bertanya tanya atau konsultasi gratis via  Whatsapp di 08 223 227 3737

Referensi:

Endodontics

An introduction to endodontics

Specialists in saving teeth using root canal therapy

 

spesialis konservasi gigi
spesialis saraf gigi

Di review oleh drg Elizabeth Sp. KG (Spesialis Konservasi Gigi) , Spesialis Saraf Gigi, yang sudah berpengalaman selama lebih dari 10 tahun di Shiny Smile Dental Clinic